PWK Santa Monika KAPal Gelar Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama di Paroki Katedral St. Maria Palembang

Perhimpunan Warakawuri Katolik (PWK) Santa Monika Keuskupan Agung Palembang  dari mengadakan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bersama di Kapel St. Anna, Paroki Katedral St. Maria Palembang yang diikuti 90 peserta dari 4 cabang PWK, yaitu Paroki St. Yoseph, Paroki St. Fransiskus de Sales, Paroki St. Stefanus dan Paroki Katedral St. Maria, pada Kamis (8/1/2026) pagi.  Kegiatan  ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang sekaligus Moderator PWK Santa Monika, Romo Yohanes Kristianto didampingi Pastor Paroki Katedral St. Maria, Romo Markus Edi Sucipto.

Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang sekaligus Moderator PWK Santa Monika, Romo Yohanes Kristianto memimpin perayaan Ekaristi didampingi Pastor Paroki Katedral St. Maria, Romo Markus Edi Sucipto.
| Foto: Dokumentasi Pribadi

Dalam homilinya Romo Kristianto mengajak peserta untuk merenungkan kembali tema Natal PGI-KWI 2025, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga. “Natal mengingatkan kita bahwa Allah itu serius mengasihi kita dan sungguh-sungguh hadir. Kita perlu benar-benar percaya bahwa Allah itu hadir bukan hanya Natal kemarin, tapi Allah itu menyatakan kehadirannya sejak semula. Natal harus diikuti dengan sebuah keyakinan, sebuah kepercayaan, sebuah iman yang mendalam bahwa Allah hadir menyelamatkan saya, menyelamatkan keluarga.”

Lebih lanjut, imam yang pernah berkarya di Paroki St. Yoseph Palembang ini juga menegaskan kembali pentingnya menjaga iman dan tetap teguh di tengah aneka situasi dan dinamika kehidupan yang terjadi saat ini. Menurutnya, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan terus-menerus mencari, menemukan, dan dekat dengan Tuhan.

Romo Yohanes Kristianto memberikan homili.
| Foto: Dokumentasi Pribadi

“Kita rindu untuk terus-menerus menjumpai Tuhan, apapun situasi dan kondisi kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Mencari Tuhan itu berarti mencari kekuatan, mendapatkan motivasi, dan yakin Tuhan pasti memberikan jalan,” terangnya.  

Mengakhiri homilinya, Romo Kristianto juga mengingatkan agar umat terus menerus bersyukur, memperbarui diri dengan membangun semangat tobat, dan memberikan persembahan terbaik, karena itu akan mendatangkan berkat berlimpah.

“Bertobat dan memperbaharui diri terus-menerus, itu panggilan untuk kita semua dan tahun 2026 ini semoga menjadi tahun yang penuh berkat, kita membawa pengalaman dari para majus untuk selalu berusaha mencari Tuhan, memberikan yang terbaik dan jangan pernah lupa berbenah untuk menghasilkan buah,” pungkasnya.

Seusai Perayaan Ekaristi rangkaian acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama  yang diisi beragam acara menarik, seperti permainan dan hiburan. Ketua PWK St. Monika KAPal, Ruth Biarsi dalam sambutannya menyampaikan syukur dan sukacita atas terselenggaranya perayaan ini. “Semoga kita bisa bergembira, bersukacita bersama, bertemu dengan sesama anggota Warakawuri di Kota Palembang. Semoga tahun 2026 kita mendapatkan berkah berlimpah dan kita bisa melangkah ke depannya lebih baik lagi.”

Suasana kegembiraan bersama komunitas PWK. Santa Monika.
| Foto: Dokumentasi Pribadi

Dalam ramah-tamah ini juga dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari PWK St. Monika bagi Romo Kristianto sebagai moderator yang merayakan ulang tahun ke- 60 pada 27 Desember 2025 lalu. Romo Kris mengucapkan terima kasih banyak atas doa, kasih, dan dukunganyang diterima. “Mari kita saling mendukung, menguatkan, dan mendoakan.”

Romo Yohanes Kristianto menerima kado ulang tahun yang ke 60.
| Foto: Dokumentasi Pribadi

**B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.