“Umat Allah yang beriman pada Kristus adalah Gereja yang satu dalam persekutuan, karena Baptisan yang sama umat Allah ambil bagian pula dalam tugas Yesus sebagai pelayan bagi sesama.”
Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi Kateketik, Kitab Suci, dan Liturgi Keuskupan Agung Palembang (KAPal) saat menyampaikan materinya tentang Spiritualitas Gembala yang Baik dalam kegiatan pembekalan calon pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Para Rasul Kudus Tegalsari periode 2026-2029, Sabtu (17/12026) siang. Lebih lanjut, dalam kegiatan yang dihadiri Sekretaris Keuskupan, Romo Alexander Pambudi SCJ, dan Staf Ekonomat KAPal, Sr. M. Luisa FSGM ini, Romo Giman juga menegaskan pentingnya mengembangkan semangat kasih dalam pelayanan. “Para peserta yang akan dilantik adalah mereka yang akan menjadi pelayan, mereka harus siap menghadapi tantangan dan dituntut memiliki semangat kasih dalam pelayanan.”
Selanjutnya, Romo Alexander Pambudi SCJ hadir menyajikan materi tentang visi, misi, dan spiritualitas KAPal yang menjadi pedoman para pengurus untuk menjalankan tugas dan pelayanan di paroki. Ia menegaskan bahwa DPP memiliki peran vital dalam pengembangan hidup menggereja. “DPP, pengurus wilayah dan pengurus lingkungan adalah mereka yang siap untuk menjadi ujung tombak dan ujung “tombok” dalam menjalankan tugas dan pelayanan.”

| Foto: Komsos Paroki Parasku Tegalsari
Seraya berterima kasih atas kesedian umat untuk ikut ambil bagian dalam tugas Kristus sebagai Guru, Nabi dan Gembala, imam dehonian ini juga mengajak seluruh pengurus DPP untuk berjuang bersama dalam semangat kolaborasi. “Kita harus berjuang dan berjalan bersama dalam menjalankan visi dan misi Keuskupan Agung Palembang dengan menjalankan program kerja yang kita susun bersama di setiap seksi dan kepengurusan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Sr. M. Luisa FSGM. Ia menyampaikan bahwa dalam upaya melaksanakan visi dan misi keuskupan, kesadaran untuk memelihara harta benda Gereja dalam bentuk barang yang ada di gereja paroki maupun stasi merupakan hal yang penting. “Kita mempunyai banyak sekali harta dalam bentuk barang di dalam gereja bisa saja berupa peralatan misa, pakaian liturgi, dan juga fasilitas gereja. Maka dari itu setiap umat diminta untuk memelihara semua itu agar awet dan tetap bisa digunakan dengan semestinya,” terangnya.
Sr. Luisa juga mengajak umat untuk aktif menjadi pewarta digital melalui media sosial. “Di era digital sekarang setiap orang membagikan vlog pribadi dalam bentuk kegiatan sehari-hari dan membagikannya di laman Facebook dan lainnya. Kita juga dapat membuat sesuatu hal yang menarik tentang kegiatan iman di paroki maupun lingkungan dalam bentuk video maupun foto sehingga orang di dunia maya dapat mengenal iman kita lebih luas. Dengan cara itu kita dapat menjadi pewarta kabar baik di tengah dunia dan dunia melihat kita di layar HP kecil ini dalam bentuk video dan foto unik,” ungkapnya.

| Foto: Komsos Paroki Parasku Tegalsari
Rangkaian pelatihan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Pelantikan DPP oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Minggu (18/1/2026).
**Valent Nugroho Priyo P. (Komsos Paroki Parasku Tegalsari)
