Renungan Harian Jumat, 30 Januari 2026

2Sam. 11:1-4a,5-10a,13-17; Mzm. 51:3-4,5-6a,6bc-7,10-11; Mrk. 4:26-34; BcO Kej 24:33-41.49-67; (H)

Menjaga hati

Menjaga Hati

Saudara-saudari yang terkasih. Injil hari ini menghadirkan Yesus yang mengajar tentang Kerajaan Allah melalui perumpamaan tentang benih yang tumbuh dan biji sesawi. Benih itu kecil dan tampak sederhana, namun bertumbuh secara perlahan hingga menghasilkan buah yang besar. Kerajaan Allah tidak selalu hadir dalam peristiwa yang besar dan mencolok. Ia sering kali bertumbuh dalam keheningan, melalui proses yang tidak selalu kita pahami. Melalui perumpamaan ini, Yesus mengajak kita untuk percaya bahwa Allah tetap bekerja, bahkan ketika kita belum melihat hasilnya secara langsung.

Bacaan dan Injil hari ini mengundang kita untuk sejenak merenungkan perjalanan hidup yang telah kita jalani. Pernahkah kita merasa lelah karena sudah berusaha memberikan yang terbaik—dalam pekerjaan, dalam komunitas, atau dalam upaya memperbaiki diri—namun seolah tidak ada perubahan yang berarti? Kita hidup dalam budaya yang serba instan: kalau bisa cepat, mengapa harus menunggu lama?

Yesus mengajak kita melihat cara kerja Kerajaan Allah yang tercermin dalam alam. Ada pesan penting yang disampaikan, yakni bahwa tugas kita adalah menanam, sedangkan tugas Allah adalah menumbuhkan. Seorang petani hanya menabur benih; setelah itu ia tidur dan bangun setiap hari tanpa sepenuhnya memahami bagaimana benih itu bertumbuh di dalam tanah. Demikian pula dengan kebaikan yang kita lakukan. Kadang kita merasa doa kita tidak didengar atau usaha kita sia-sia, padahal Allah sedang bekerja secara diam-diam di “bawah tanah” hati manusia.

Karena itu, kita diajak untuk tidak terlalu cemas mengatur hasil, sebab itu adalah bagian Tuhan. Bagian kita adalah setia menabur kasih. Kita diingatkan untuk menjaga hati agar tidak dikuasai oleh kelalaian dan keinginan diri, serta tetap setia menanam benih kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kebaikan kecil, doa yang sederhana, kesetiaan dalam tugas, kejujuran, dan kerendahan hati adalah benih-benih Kerajaan Allah yang akan bertumbuh ketika kita menyerahkannya kepada Tuhan.

Saudara-saudari terkasih, ketika kita setia dalam hal-hal kecil dan terus memperbarui diri, Allah sendirilah yang akan menumbuhkan hidup kita. Dengan demikian, hidup kita menjadi ladang subur tempat Kerajaan Allah bertumbuh dan menghasilkan buah bagi sesama. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.

**Fr. Adven PapahangTingkat V

Foto: Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.