Merajut Kasih dalam Kisah di Jumpa Pertama OMK Benaraya Aman

Suasana gelap disertai rintikan hujan yang turun malam itu membuat suasana menjadi dingin dan sunyi. Namun suasana itu seketika berubah menjadi meriah, tatkala tabuhan gong oleh Ketua Distrik Bengkulu, Penarik, Pinang Raya, Argamakmur, dan Manna (Benaraya Aman), RP Paulus Sarmono SCJ. Suasana menggelegar disambut riuh tepuk tangan para orang muda, yang dibarengi dengan lampu yang menyala. Ini menjadi simbol dimulainya Temu Akbar Kaum Muda (TAKM) perdana Distrik Benaraya Aman, Jumat (05/07).

Dikatakan oleh RP Sigfriedz Safe Amtonis CSsR, Moderator Orang Muda Katolik (OMK)  Distrik Benaraya Aman, bahwa TAKM ini menjadi sebuah perjumpaan atau wawan hati antara sekelompok orang muda. Tujuannya untuk melestarikan tradisi perjumpaan. Dalam perjumpaan, orang muda tidak hanya mengenal diri dan dunianya. Ketika berkumpul bersama muncul kerinduan perjumpaan selanjutnya.

Diikuti oleh kurang lebih 200 OMK, TAKM ini berlangsung di Unit Pastoral St. Yohanes Maria Vianney dari Jumat hingga Minggu (05-07/7), dengan tema Merajut Kasih dalam Kisah. Tentang tema ini, RD Bernadus Bayu Susanto, pastor rekan di Unit Pastoral St. Yohanes Maria Vianney Penarik ini menjelaskan, “Dari perjalanan kita sebagai OMK juga menanggapi tema dari IYD tahun lalu, dan juga bersamaan dengan itu, pada tahun ini Keuskupan Agung Palembang adalah tahun keluarga. Setelah sekian lama vakum, keadaan OMK saat ini masih berjauhan, dan dari situ memunculkan kerinduan satu dengan yang lain untuk berjumpa. Bagaimana dalam perjumpaan itu dirajut oleh kasih dalam bentuk kisah, karena dalam perjalanan waktu pasti ada cerita, ada kasih sayang satu dengan yang lainnya.”

Rangkaian TAKM dibuka dengan Perayaan Ekaristi dan seremoni pembuka. Pembukaan TAKM ini juga sekaligus dijadikan sebagai momen untuk me-launching logo serta jingle OMK Distrik Benaraya Aman. Ketua OMK Distris Benaraya Aman, Fransiskus Agung Setiabudi, menjelaskan bahwa logo dan jingle OMK Distrik Benaraya Aman ini merupakan hasil karya dari OMK Paroki Pinang Raya dan OMK Pos Pelayanan Argamakmur.

“Hasil logo tersebut didapatkan dari sayembara yang diadakan oleh pengurus distrik pada akhir tahun kemarin, dan diikuti oleh setiap perwakilan OMK yang ada di 5 wilayah Distrik Benaraya Aman. Setelah melalui proses penilaian juri, maka diperoleh hasil bahwa logo yang diusung oleh OMK Paroki Pinang Raya menjadi pemenang dalam sayembara tersebut,” ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung juga menjelaskan bahwa jingle yang ada saat ini merupakan hasil aransemen ulang dari jingle distrik sebelumnya.

Jingle yang berjudul Orang Muda Pasti Bisa ini merupakan hasil karya dari Titus Alfantio, yang merupakan OMK Pos Pelayanan Argamakmur. Sebenarnya juga, jingle ini merupakan hasil aransemen ulang dari jingle distrik yang lama, sebelum adanya pemekaran, yaitu Distrik Bengkulu, Penarik, Pinang Raya (Benaraya),” lanjutnya.

Ada hal yang menarik dalam TAKM Benaraya Aman 2024. Pada Sabtu, (6/7) para peserta diajak untuk berdinamika bersama keluarga yang ditempati dalam live in. Hal ini bertujuan agar para OMK dapat menggali kisah dalam keluarga yang mereka tempati.

“Berdasar pada fokus pastoral, kita yang juga mengangkat tema keluarga, dan berhubungan juga dengan tema TAKM Merajut Kasih dalam Kisah, kami berharap rekan-rekan muda dapat menggali kisah keluarga-keluarga yang mereka tempati, serta dapat berbagi kasih di tengah keluarga yang baru,” ujar RD Antonius Dengu Blikon, pastor kepala Unit Pastoral St. Yohanes Maria Vianney Penarik.

Salah seorang peserta juga mengatakan bahwa dirinya sangat berkesan dengan kegiatan live in ini karena ia dapat pengalaman yang baru.

“Hal yang menarik saat saya mengikuti TAKM ini adalah, live in, karena dengan adanya kegiatan live in ini saya menjadi bertemu dengan keluarga baru, teman baru, saya bisa berdaptasi di lingkungan baru, dan dapat mengenal banyak orang. Sehingga dapat menambah wawasan dan pengalaman saya,” ujar Titis Simbolon.

Minggu pagi (07/7), para peserta TAKM bersama dengan umat mengikuti Ekaristi penutup TAKM. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh RD Antonius Dengu Blikon. Dalam homilinya, Romo Toni berpesan agar orang muda jangan takut bergerak, “karena Tuhan memilih Anda bukan karena Anda mampu, tetapi Tuhan yang akan memampukan Anda. Dan Tuhan memilih Anda bukan karena Anda kudus, tetapi Tuhan yang akan menguduskan Anda.”

Usai Ekaristi, peserta diarahkan untuk berkumpul di bawah tenda dan mendengarkan pesan dan kesan dari perwakilan setiap OMK masing-masing wilayah.

“Setelah mengikuti TAKM ini saya banyak mendapat pengalaman yang baru. Kami bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk berdinamika bersama keluarga-keluarga yang ada di Penarik ini. Dari apa yang saya dapat, kita patut bersyukur tentang apa yang terjadi dalam diri kita, sehingga untuk kedepannya marilah kita terlebih dahulu mensyukuri apapun yang kita dapatkan. Semoga kisah dan kasih yang kita dapat ditempat ini tidak berakhir disini dan marilah kita merajut kasih ditempat kita masing-masing,” ujar Ricky Sitanggang, peserta asal Pos Pelayanan Argamakmur. 

Romo Sarmono SCJ berharap agar OMK dapat lebih fokus dan kreatif lagi, bukan hanya masalah ceremony yang berkaitan dengan liturgi, tetapi kedepannya harus ada gebrakan untuk menggali potensi-potensi orang muda, terutama yang berkaitan dengan bonus demografi yang akan datang.

“Sangat mengkhawatirkan jika orang-orang muda Katolik tidak mempunyai keterampilan yang memadai, sehingga menjadi sangat sulit di dalam persaingan nasional maupun. Maka menjadi penting bila kita bisa sharing, berdiskusi, atau bahkan kita bisa mengundang narasumber, supaya anak-anak muda kita itu dibekali keterampilan-keterampilan di masa depan, supaya gerak dari Gereja itu akan kelihatan bukan hanya hal-hal yang rohani, tetapi juga hal-hal yang berkiatan dengan pengembangan diri, dan pengembangan keterampilan kerja,” pungkas Romo Sarmono SCJ.

Acara ditutup dengan doa, santap siang, dan foto bersama.

**Laras Anjar Sari & Komsos Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu.

Baca juga: Paus Fransiskus: Pertimbangkan Kembali Pengembangan Senjata Otonom yang Mematikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.