Paroki St. Paulus Pinang Raya Bengkulu Gelar Natal Bersama, Wujud Iman yang Hidup dan Berbuah

Dalam rangkaian perayaan Hari Raya Natal, Paroki St. Paulus Pinang Raya, Bengkulu menggelar Perayaan Natal Bersama yang bertepatan dengan Hari Raya Keluarga Kudus, Minggu (28/12/2025). Perayaan yang berlangsung penuh sukacita ini dilaksanakan di dua wilayah. Salah satunya bertempat di Gereja Stasi St. Maria Bunda Selalu Menolong Putri Hijau, yang diikuti oleh empat stasi, yaitu Stasi St. Maria Air Pandan, Stasi St. Elisabet Marga Mulya, Stasi St. Yusuf Karya Pelita, dan Stasi St. Yosef Air Petai.

Perayaan Natal diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Antonius Bala Nggandung CSsR pada pukul 09.00 WIB. Setelah perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang dimeriahkan dengan penampilan anak-anak SEKAMI dari masing-masing stasi.

Romo Romo Antonius Bala Nggandung CSsR bersama para petugas liturgi
Foto: Komsos St. Paulus Pinang Raya

Sebagai wujud solidaritas dan toleransi di tengah kehidupan umat beragama, perayaan Natal Bersama ini turut dihadiri oleh Camat Putri Hijau,  Agus Muhajidin, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Putri Hijau, Taefuri, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Rion Fernandes, serta masyarakat di lingkungan sekitar gereja.

Mengacu pada tema Natal 2025 “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, dalam sambutannya Romo Antonius CSsR mengajak umat untuk kembali memaknai arti keluarga agar semakin bertumbuh dalam iman serta mampu menghayati nilai-nilai kehidupan sehari-hari. Ia juga berharap Perayaan Natal Bersama ini dapat semakin menumbuhkan semangat solidaritas dan toleransi antar umat beragama dapat terus terjalin.

“Marilah kita bersukacita dan bergembira pada kesempatan hari ini. Semoga melalui perayaan Natal bersama ini, solidaritas kita dapat terus terbangun di mana pun kita berada tanpa memandang status dan agama. Dengan demikian, harapan Gereja dan seluruh bangsa Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan bersama dapat terwujud,” ujar Romo Anton.

Acara ramah tamah bersama para tamu undangan
Foto: Komsos Paroki St. Paulus Pinang Raya

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Taefuri. Mewakili KUA Kecamatan Putri Hijau, ia mengajak umat dan masyarakat yang hadir untuk senantiasa menjaga silaturahmi serta sikap toleransi antar umat beragama, sehingga tercipta kehidupan yang aman, tenteram, dan damai.

“Mari kita bersama-sama menjalin dan menjaga hubungan silaturahmi serta sikap toleransi. Hanya dengan saling menghormati dan saling memahami kepentingan serta keyakinan masing-masing, insyaallah semuanya akan berjalan dengan baik dan menciptakan kehidupan yang aman, tenteram, dan damai, sehingga kita dapat bersama-sama menggapai tujuan kita,” ajaknya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Putri Hijau, Agus Muhajidin. Seraya mengucapkan mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026, dalam sambutannya ia juga mengajak seluruh yang hadir berdoa agar bencana alam yang tengah melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera tidak terjadi di Provinsi Bengkulu.

“Semoga melalui perayaan Natal ini kita semakin meningkatkan cinta kasih kepada sesama manusia, umat, dan alam lingkungan. Kami mewakili seluruh masyarakat Putri Hijau memohon doa agar bencana-bencana yang melanda Sumatera tidak terjadi di daerah kita. Kami juga memohon doa bagi saudara-saudari kita yang sedang mengalami musibah agar diberikan kekuatan dan ketabahan, serta semoga bencana ini segera berlalu,” ungkapnya.

Camat Putri Hijau, Agus Muhajidin
Foto: Komsos St. Paulus Pinang Raya

Perayaan Natal Bersama di Gereja Stasi St. Maria Bunda Selalu Menolong Putri Hijau ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan keakraban antara umat beragama, masyarakat, dan pemerintah setempat, sekaligus meneguhkan sikap toleransi serta saling menghargai antar sesama umat manusia.

***Marta Laras Anjarsari (Komsos Paroki St. Paulus Pinang Raya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.