Perayaan Hari Pangan Sedunia 2025: Saling Berbagi dan Menopang Wujudkan Ketahanan Pangan yang Kuat dan Berdaulat

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2025 Keuskupan Agung Palembang yang berlangsung di Paroki Santo Petrus Palembang pada 24-26 Oktober 2025 merupakan kegiatan yang telah menjadi ruang perjumpaan sangat berharga melalui berbagai kegiatan, seminar, pameran produk pangan lokal, dan refleksi iman. Membangun Jejaring Pendistribusian Pangan yang Sehat dan Berkelanjutan menjadi tema sentral yang mengajak semua orang untuk semakin menyadari bahwa pangan bukan sekedar kebutuhan dasar, tetapi wujud nyata dari kasih dan keadilan sosial. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Emeritus Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Minggu (26/10/2025).

Foto : Komsos Paroki St. Petrus Kenten

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HPS 2025 KAPal, Nicasius Suseno, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri sebanyak 194 peserta yang berasal dari seluruh paroki, kuasi paroki, pos pelayanan, Pansos, sekolah Katolik, koperasi, kelompok kategorial, biara, dan WKRI yang ada di Keuskupan Agung Palembang.

Menurutnya, menjaga pangan yang sehat dan berkeadilan bukan hanya urusan satu komunitas, satu paroki atau satu keuskupan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang menuntut sinergi dan kolaborasi. “Melalui jejaring yang kokoh, kita dapat saling berbagi pengalaman, sumber daya, pengetahuan serta inspirasi. Dengan bekerja sama kita bukan hanya menguatkan ketahanan pangan yang sehat, tetapi juga menumbuhkan semangat solidaritas, kemandirian yang berakar pada nilai-nilai Injil, nilai-nilai kasih, kepedulian, tanggungjawab terhadap bumi ciptaan Tuhan,” jelasnya.

Foto : Komsos Paroki St. Petrus Kenten

Seraya berterima kasih atas kehadiran, dukungan, dan keterlibatan banyak pihak, ia juga menyampaikan harapannya agar semangat dan tema HPS 2025 tidak berhenti tetapi berlanjut dalam langkah konkret untuk membangun jejaring pendistribusian pangan sehat yang berkelanjutan.

“Mari kita jadikan momen pertemuan yang sudah kita lalui untuk bisa saling berbagi,  saling menopang demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berdaulat agar anugerah semesta alam untuk memenuhi kebutuhan manusia bisa terpelihara dengan baik, bumi menjadi sehat, maka makanan yang dihasilkan menjadi sehat dan akan melahirkan generasi-generasi mendatang yang sehat.”

Foto : Komsos Paroki St. Petrus Kenten

Sementara itu, Ketua Komisi Pengembangan Ekonomi (PSE) KAPal, Romo Laurentius Rakidi mengatakan bahwa perayaan HPS merupakan kegiatan tahunan yang diharapkan bukan hanya menjadi perayaan rutin tapi ada makna dan nilai yang bermanfaat untuk mengupayakan kesejahteraan bersama.

“Saya mengharapkan supaya pulang dari pertemuan ini kita semua mulai membangun jaringan, kita berjejaring dan masing-masing mulai berkomunikasi dengan Pastor Paroki untuk mengupayakan pangan-pangan yang sehat dan bagaimana mendistribusikannya. Semoga HPS sungguh menjadi kegiatan yang berguna untuk kita semua dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan pangan yang sehat,” tutur Romo Rakidi.

Foto : Komsos Paroki St. Petrus Kenten

Sekretaris Eksekutif Komisi PSE KWI, Romo Aegidius Eko Aldilanto O.Carm yang turut hadir juga menyampaikan harapannya agar Keuskupan Agung Palembang memiliki tempat untuk menjaga aneka jenis benih, menjaga keragaman makanan pokok, menciptakan inovasi pupuk-pupuk tanah yang ramah lingkungan, dan meletakan HPS sebagai sebuah kebudayaan.

“Semoga perjalanan kedepan HPS menjadi kebudayaan kita untuk bersyukur atas makanan, mengupayakan hidup sehat, dan kita juga mempromosikan sebagai Gereja untuk peduli dan untuk menjaga bumi sebagai tempat dimana makanan tumbuh, kita jaga, kita rawat agar memberikan harapan untuk anak-anak kita, untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

**B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.