Renungan Harian Selasa, 17 Februari 2026

Yak. 1:12-18; Mzm. 94:12-13a,14-15,18-19; Mrk. 8:14-21; BcO 1Tes 4:1-18; (H)

Yesus Sang Roti Hidup.

Yesus, Roti Hidup Sejati

Saudara-saudari terkasih, dalam Injil hari ini para murid digambarkan sedang berada dalam perahu bersama Yesus. Mereka menyadari bahwa mereka hanya membawa satu roti, dan kekurangan itu segera menjadi sumber kecemasan. Perhatian mereka tertuju pada apa yang tidak mereka miliki, bukan pada siapa yang menyertai mereka. Di tengah kekhawatiran itu, Yesus mengingatkan mereka agar waspada terhadap “ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”

Peringatan Yesus disalahpahami oleh para murid. Mereka mengira Yesus menegur mereka karena tidak membawa cukup roti. Ketidakmengertian ini menunjukkan bahwa iman mereka masih terikat pada kebutuhan jasmani. Karena itu Yesus menegur mereka dengan keras namun penuh kasih: mereka telah melihat mukjizat, tetapi belum sungguh memahami maknanya. Mereka memiliki mata tetapi belum melihat dengan iman, memiliki telinga tetapi belum mendengar dengan hati.

Yesus kemudian mengingatkan kembali peristiwa penggandaan roti. Melalui pengalaman itu, para murid seharusnya belajar bahwa keterbatasan manusia bukan penghalang bagi karya Allah. Namun hati yang masih keras dan mudah dikuasai ketakutan membuat mereka lupa akan penyertaan Tuhan yang nyata.

“Ragi” yang dimaksud Yesus melambangkan pengaruh yang merusak iman. Ragi orang Farisi menunjuk pada kemunafikan dan kesalehan yang kosong, sedangkan ragi Herodes melambangkan kelekatan pada kekuasaan dan rasa aman duniawi. Ragi bekerja secara perlahan, dan jika dibiarkan, dapat menguasai seluruh hidup dan menjauhkan manusia dari kepercayaan kepada Allah.

Saudara-saudari terkasih, mari sejenak kita bercermin. Kita pun sering cemas menghadapi kekurangan, lupa akan kebaikan Tuhan yang telah kita alami, dan lebih mengandalkan perhitungan manusia daripada iman. Pertanyaan Yesus, “Belum mengertikah kamu?”, menjadi panggilan bagi kita untuk membuka hati dan memperdalam iman. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.

**Fr. Oliver Dito-Tingkat I

Foto: Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.