Uskup Agung Palembang: Panggilan adalah Anugerah Istimewa

“Panggilan (menjadi imam) adalah anugerah istimewa, cuma-cuma dari Tuhan. Tidak semua orang mendapatkannya. Maka harus dijalani dengan penuh syukur dan sukacita. Panggilan itu harus dihidupi dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh”.

Hal ini disampaikan oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono dalam Perayaan Ekaristi Penutupan Masa Pembinaan dan Perutusan 13 calon frater diosesan Keuskupan Agung Palembang yang akan memulai masa pembinaan di Tahun Orientasi Rohani (TOR) St. Markus Pematangsiantar, Sumatera Utara pada Rabu (30/7/2025) petang.

Hadir sebagai konselebran dalam Perayaan yang dilaksanakan di gedung Xaverius Centrum Studiorum (XCS) Palembang ini adalah Pembimbing Program Pembinaan, Pastor Aloysius Albertri Danier dan koordinator Imam Diosesan Dekanat Palembang, Pastor Yanuarius Haukilo Muni. Lebih lanjut, dalam perayaan yang dihadiri oleh sejumlah imam dari Dekanat Palembang ini, Bapa Uskup juga menegaskan agar calon imam dan imam dalam hidup sehari-hari terus memancarkan kasih Allah yang tulus, tanpa pamrih, dan tidak pilih kasih.

Pastor Danier sebagai pendamping menyampaikan bahwa para calon frater yang berjumlah 13 orang ini 6 orang berasal dari Seminari Menengah St. Paulus Palembang, 3 orang dari Seminari Menengah St. Paulus Mataloko Flores, 3 orang dari Seminari Menengah St. Rafael Kupang, dan 1 orang dari Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran, Sumatera Utara. Mereka menjalani pembinaan di XCS selama hampir 40 hari dengan berbagai program kegiatan.

 “Mereka mengikuti berbagai kegiatan yang sudah disusun mengikuti ritme kehidupan di TOR, seperti ibadat harian, ekaristi, bacaan rohani, olahraga, dan kerja kebersihan lingkungan. Selain itu, para calon frater ini juga mengikuti berbagai sesi materi, seperti kursus Bahasa Inggris setiap hari bersama Lembaga Bahasa Unika Musi Charitas, mendalami Arah Dasar Keuskupan, diosesanitas, public speaking, psikologi kepribadian, dan liturgi”, jelasnya.

RD. Aloysius Albertri Danier | Pembimbing Program Pembinaan

Setelah Perayaan Ekaristi kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah yang diisi dengan sejumlah penampilan dari para calon frater, seperti vokal grup menyanyikan lagu hasil karya selama masa pembinaan, musikalisasi puisi, dan tarian.

“Terima kasih kepada sejumlah pihak yang ikut ambil bagian mendukung kegiatan pembinaan ini, seperti Lembaga Bahasa Unika Musi Charitas, Yayasan Xaverius Palembang, dan Kongregasi Suster St. Fransiskus Charitas”, ungkap Pastor Danier.

** RD. Titus Jatra Kelana

Leave a Reply

Your email address will not be published.