
Suasana penuh syukur dan sukacita begitu terasa di kompleks Gereja Paroki St. Maria Tak Bernoda Tegalrejo, Balitang pada Minggu (12/10/2025). Lebih dari seribu umat hadir memenuhi gedung gereja dan area tenda yang terpasang di depan dan belakang gereja. Mereka yang datang dari berbagai daerah dan paroki ini hendak menyatukan hati bersama para imam Kongregasi SCJ yang merayakan Pesta Perak Imamatnya, yaitu yaitu Pastor Amatus Sukadi SCJ, Pastor Florentinus Heru Ismadi SCJ, Pastor Benediktus Mulyono SCJ, Pastor Agustinus Riyanto SCJ, dan Pastor Paulus Harnasa Purba SCJ.

Perayaan syukur yang dipimpin oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono ini dihadiri oleh Superior Provinsial SCJ Indonesia, Pastor Andreas Suparman SCJ, empat yubilaris, yaitu Pastor Amatus Sukadi SCJ, Pastor Florentinus Heru Ismadi SCJ, Pastor Benediktus Mulyono SCJ, Pastor Agustinus Riyanto SCJ, dan belasan imam konselebran.
Mewakili seluruh umat dan panitia, Ketua Dewan Pastoral Paroki Tegalrejo, Thomas Suwignyo, seraya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tetamu, dalam sambutannnya juga menyampaikan ucapan selamat dan harapan bagi para yubilaris.

“Semoga diulang tahun perak imamat ini seluruh Romo merasakan sukacita, damai, dan sejahtera, dan senantiasa diberikan rahmat berlimpah, rahmat kesehatan, ketenteraman, kedamaian, kebahagiaan juga kebijaksanaan, dan dijauhkan dari marabahaya dan penyakit”.
Selanjutnya, mewakili para yubilaris, Pastor Amatus Sukadi SCJ yang saat ini berkarya sebagai Pastor Paroki Tegalrejo diawal sambutannya memperkenalkan para imam yang berpesta perak, yaitu Pastor Agustinus Riyanto SCJ berkarya sebagai Dekan Fakultas Humaniora dan Ilmu Pendidikan Unika Musi Charitas Palembang; Pastor Florentinus Heru Ismadi SCJ berkarya sebagai Wakil Rektor I Unika Musi Charitas; Pastor Benediktus Mulyono SCJ berkarya sebagai Misionaris di Argentina; dan Pastor Paulus Harnasa Purba SCJ tidak dapat hadir karena sakit.
Imam yang berasal dari Stasi Sukaraja Paroki Bangunsari Buay Madang ini secara khusus juga menyampaikan selamat kepada Mgr. Yohanes yang merayakan syukur 12 tahun Episkopal dan 4 tahun pelayanannya sebagai Uskup Agung palembang pada 10 Oktober 2025.

Pastor Sukadi kemudian menyampaikan bahwa peristiwa syukur ini dirangkum dalam kata Ecce Venio, Sungguh aku datang untuk melakukan kehendakMu Tuhan (Ibrani 10:7). “Itulah buah refleksi hidup panggilan dan perutusan selama 25 tahun menjalani imamat. Itu sebagai rangkuman, sebagai refleksi puncak 25 tahun”, ungkapnya

Imam yang pernah berkarya sebagai Direktur Panti Asuhan St. Maria Pasangsurut ini juga menuturkan bahwa perjalanan imamat itu dimulai saat mereka ditahbiskan imam di Gereja Paroki Hati Kudus Palembang oleh Mgr. Aloysius Sudarso SCJ pada 12 Oktober 2000 silam. Saat itu mereka menjadikan kalimat Rasul Petrus menjadi motto tahbisan, yaitu “Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mencintaiMu”. Motto ini terinspirasi dari dialog antara Yesus dan Rasul Petrus dalam Yohanes 21:15-17.
Lebih lanjut, Pastor Sukadi juga membagikan permenungannya dalam menghayati panggilan sebagai imam. Ia menjadikan kalimat pujian Bunda Maria menjadi motto panggilan perutusannya, “Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bersukaria karena Allah Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya” (Lukas 1:46-48a).

Selama perjalanan 25 tahun imamat, ia senantiasa menyadari dan melanjutkan pujian Bunda Maria bahwa yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan namaNya adalah kudus. Menurutnya, salah satu perbuatan besar yang dikerjakan Tuhan melalui dirinya sebagai imam adalah boleh mempersembahkan Ekaristi sebanyak 10417 kali, lebih banyak dari jumlah hari selama 25 tahun, yaitu 9131 hari.
“Itulah perbuatan besar Tuhan, menyalurkan rahmat, berkatNya bagi dunia, bagi umat dengan mempersembahkan misa selama 25 tahun ini 10417 kali”, ungkapnya penuh syukur.
Menutup sambutannya, Pastor Sukadi mengucapkan terima kasih kepada Bapa Uskup, Provinsial SCJ, para imam, biarawan, biarawati, dan seluruh umat yang telah hadir, mendoakan, dan mendukung perjalanan imamat mereka.
**RD Titus Jatra Kelana
