Dekanat Palembang menjadi tuan rumah kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2025 Keuskupan Agung Palembang (KAPal) yang berlangsung pada 24-26 Oktober 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Paroki Santo Petrus Kenten Palembang ini mengusung tema Membangun Jejaring Pendistribusian Pangan Sehat dan Berkelanjutan. Lebih dari 170 peserta, terdiri dari perwakilan paroki dan kelompok kategorial dari seluruh wilayah keuskupan hadir dalam perayaan ini.

Setelah berdinamika selama tiga hari rangkaian kegiatan HPS 2025 ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Emeritus Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso SCJ pada Minggu (26/10/2025) pagi. Sejumlah imam tampak hadir mendampingi sebagai konselebran, di antaranya Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristianto, Pastor Paroki St. Petrus Kenten, Romo Gregorius Wahyu Wurdianto SCJ, dan Ketua Komisi PSE KAPal, Romo Laurantius Rakidi.
Perayaan ini tampak meriah karena dikemas dalam nuansa Jawa yang khas. Kekhasan itu tampak dari busana yang dikenakan para petugas liturgi, tarian, lagu-lagu, dan gunungan sayuran yang dibawa saat persembahan.

Dalam homilinya, Mgr. Aloysius Sudarso SCJ mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan dalam merayakan Hari Pangan Sedunia serta telah berefleksi bersama Romo Adrianus Suyadi SJ, Romo Aegidius Eko Aldilanto O.Carm, dan Romo Laurentius Rakidi. Bapa Uskup mengajak umat untuk merenungkan semangat yang mendasari perayaaan HPS ini.
“Sifat Tuhan baik berbagi supaya yang diciptakan bisa hidup dengan menciptakan berbagai macam di dunia ini, supaya masing-masing berbagi agar hidup itu dilanjutkan. Pertemuan ini menyadarkan kita semua untuk semakin menghargai ciptaan Tuhan, menghargai tanah, alam dan binatang karena mereka menyumbangkan agar kita bisa hidup terutama untuk anak-anak generasi yang akan datang,” ungkap Bapa Uskup.

Lebih lanjut, Mgr. Aloysius yang aktif dalam pelayanan bersama Caritas Indonesia ini juga mengajak seluruh umat untuk menghargai ciptaan Tuhan yang begitu baik dan melanjutkan kebaikan itu di tengah-tengah ciptaan yang lain dalam bentuk apapun.
“Semoga kita dapat melanjutkan kebaikan Tuhan dalam semangat kesederhanaan, menghargai hidup yang diberikan Tuhan dalam cinta yang ada di sekitar kita dan dapat menjadi berkat. Kebersamaan kita dengan fokus semangat untuk menghargai hidup melalui ciptaan-ciptaan yang diberikan Tuhan akan kita tingkatkan demi masa depan bumi dan memperbaiki kerusakan bumi,” ajak Bapa Uskup.

Usai Perayaan Ekaristi, rangkaian peringatan HPS 2025 Keuskupan Agung Palembang ditutup dengan kegiatan pameran dan pesta umat di halaman Gereja Santo Petrus Palembang. Menurut Ketua Panitia HPS 2025, Nicasius Suseno, perayaan puncak ini dihadiri lebih dari 2500 orang dan diikuti oleh 25 stand pameran dari kelompok UMKM pegiat produk-produk lokal yang berasal dari berbagai paroki di Keuskupan Agung Palembang.
“Produk yang dipamerkan ada makanan alami dari jagung, kedelai, ubi, eco enzim, jenis-jenis kripik, beras organik, tanaman organik, terong, cabe dan lain-lain. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan pangan yang sehat, berkelanjutan, dan berkesinambungan kedepan serta ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.
**B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)
