Semangat Persaudaraan: Imam dan Biarawan-Biarawati Dekanat Belitang Gelar Ziarah Yubileum Fransiskus Asisi

Romo S. Joko Susanto berdoa dalam rangkaian ziarah devosional. | Foto: Dok. Dekanat Belitang

TEGALREJO – Suasana khidmat dan penuh persaudaraan menyelimuti wilayah Tegalrejo pada Selasa  (12/5/2026). Para imam serta biarawan-biarawati se-Dekanat Belitang berkumpul untuk melaksanakan pertemuan rutin bulanan yang dirangkai dengan kegiatan Ziarah Devosional dalam rangka merayakan Tahun Yubileum Fransiskus Asisi.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Tahun Devosional Keuskupan Agung Palembang serta menindaklanjuti Tahun Yubileum Fransiskus Asisi yang dicanangkan oleh Paus Leo XIV.

Acara diawali dengan rapat rutin dekanat yang membahas beberapa agenda penting, di antaranya persiapan KAPal Youth Day (KYD), peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS), serta rencana rekreasi bersama. Rapat ini bertujuan untuk membangun koordinasi dan kerja sama yang solid demi peningkatan pelayanan umat di Dekanat Belitang.

Meneladani Spiritualitas St. Fransiskus Asisi

Usai rapat, para peserta melanjutkan kegiatan dengan Ziarah Yubileum di Kapel Biara Suster Charitas St. Bernardus Tegalrejo. Kapel ini merupakan salah satu lokasi ziarah resmi yang ditetapkan oleh Bapa Uskup di Keuskupan Agung Palembang.

Dipandu oleh Sr. M. Claudia FCh, para peserta merenungkan perjalanan hidup dan spiritualitas Santo Fransiskus Asisi melalui buku panduan resmi keuskupan. Dalam kesempatan tersebut, Romo Silvester Joko Susanto selaku Dekan Dekanat Belitang, menghimbau para pastor paroki untuk mengajak umat berziarah ke dua lokasi yang telah ditetapkan, yaitu Biara Suster Charitas St. Bernardus Tegalrejo dan Biara Suster FSGM St. Antonio Air Gading Baturaja.

Ziarah tahun yubileum Santo Fransiskus. | Foto: Dok. Dekanat Belitang

Puncak kegiatan ziarah devosional ini adalah Perayaan Ekaristi di Taman Doa Maria Tegalrejo yang dipimpin oleh Pastor Rekan Paroki St. Maria Tak Bernoda Tegalrejo, Romo Blasius Sukoto SCJ. Perayaan berlangsung dengan sangat khidmat meskipun sempat diguyur hujan deras. Dalam homilinya, Rm. Sukoto menggali makna tema “Perpisahan Para Murid dengan Yesus” dan mengajak umat untuk tetap setia mengikuti Tuhan dalam setiap situasi kehidupan.

Perayaan Ekaristi di Taman Doa Maria Tegalrejo. | Foto: Dok. Dekanat Belitang

Menariknya, Romo Joko juga membagikan catatan sejarah mengenai Taman Doa Maria Tegalrejo. Tempat ini rupanya telah menjadi pusat iman sejak tahun 1930-an, di mana dahulu umat rela berjalan kaki dari kejauhan untuk berziarah. Akibat situasi politik masa lalu yang membatasi kerumunan, pembangunan goa-goa Maria di berbagai tempat mulai menjamur agar umat tetap bisa berdevosi kepada Bunda Maria.

Para imam dan suster Dekanat Belitang. | Foto: Dok. Dekanat Belitang

Mempererat Persaudaraan

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama di Biara Suster Charitas St. Bernardus dalam suasana penuh sukacita. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat persaudaraan antar-imam dan biarawan-biarawati, tetapi juga terus menyalakan semangat devosi dan pelayanan bagi umat di Dekanat Belitang

***Laporan Romo Mikael Jeksen Warouw MSC (Sekretaris Dekanat Belitang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.