Kreatif dan Penuh Doa, Puluhan Umat Santo Yoseph Belajar Merangkai Rosario Sendiri

Sr. M. Pietronella FCh memberikan pelatihan merangkai kalung rosario. | Foto: Dok. Pribadi

PALEMBANG – Sebanyak 41 umat Paroki Santo Yoseph Palembang antusias mengikuti Kursus Praktis Merangkai Rosario pada Sabtu (9/5/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Seksi Kewanitaan Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Yoseph Palembang ini bertujuan untuk mengasah kreativitas sekaligus memperdalam penghayatan doa melalui karya tangan sendiri.

Acara yang berlangsung di Aula Pastoran Santo Yoseph ini menghadirkan Sr. M. Pietronella FCh sebagai narasumber. Peserta yang hadir cukup beragam, mulai dari 36 ibu-ibu, 3 anak-anak, hingga 2 bapak-bapak yang semuanya tampak bersemangat merangkai butiran manik-manik menjadi sebuah rosario yang indah.

Ibu-ibu belajar merangkai rosario. | Foto: Dok. Pribadi

Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, Frans de Sales Billy Jaya, dalam sambutannya berharap agar keterampilan ini membuat umat semakin mencintai doa Rosario dan semangat mewartakannya kepada sesama. “Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi untuk sesama dan demi kemuliaan Tuhan,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Seksi Kewanitaan, L.M. Sukadaryati, menekankan bahwa ada nilai emosional yang berbeda ketika seseorang merangkai rosarionya sendiri. Menurutnya, rosario hasil karya pribadi akan terasa lebih spesial, terutama jika diberikan sebagai hadiah kepada orang terkasih.

Ibu-ibu menunjukkan hasil karyanya. | Foto: Dok. Pribadi

Selama pelatihan, Sr. Pietronela dengan sabar membimbing para peserta menyusun satu demi satu manik-manik. Suasana hangat dan penuh kebersamaan sangat terasa saat para peserta saling bantu satu sama lain. Menjelang akhir acara, raut wajah bangga terpancar dari para peserta saat mereka memamerkan rosario hasil buatan sendiri.

Meski sederhana, kegiatan ini terbukti efektif menjadi sarana relaksasi dan mempererat persaudaraan antarumat. Ilmu yang didapat diharapkan tidak hanya menjadi sekadar keterampilan tangan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan fokus dalam kehidupan rohani di masa mendatang.

Sr. M. Pietronella FCh mengajari buat kalung rosario. | Foto: Dok. Pribadi

***B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.