Flp. 4:10-19; Mzm. 112:1-2.5-6.8a.9; Luk. 16:9-15
Setia dalam Hal-Hal Kecil

Saudara-saudari yang terkasih, kita mungkin pernah merasa bahwa apa yang kita lakukan setiap hari tidak terlalu penting? Kita bangun, bekerja, mengerjakan tugas, membantu orang lain, lalu segalanya berjalan seperti biasa. Tidak ada yang mengapresiasi, tidak ada yang memuji, bahkan seringkali tidak ada yang menyadari apa yang kita lakukan. Pada saat seperti ini, mungkin muncul dalam hati kita, “untuk apa aku melakukannya dengan sungguh-sungguh? Toh, ini hanya hal kecil.” Tapi justru di sinilah kesetiaan kita diuji.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi hal-hal kecil. Menyelesaikan tugas komunitas dengan baik, datang tepat waktu, membantu orang tanpa diminta, menjaga perkataan, atau menjalankan tanggung jawab meskipun tidak ada yang melihat. Hal-hal seperti ini mungkin terlihat kecil, tapi sebenarnya menentukan siapa kita sebenarnya. Karena karakter tidak hanya dibentuk oleh satu keputusan besar, tapi oleh banyak pilihan kecil yang kita lakukan setiap hari.
Injil hari ini Yesus mengingatkan, “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar” (Lukas 16:10). St. Alfonsus Maria de Liguori juga mengatakan hal senada, “Kesetiaan dalam hal kecil adalah tanda kesetiaan dalam hal besar.” Artinya, Tuhan tidak hanya melihat apa yang kita lakukan ketika ada kesempatan besar. Tuhan juga melihat bagaimana kita menjalani hal-hal sederhana yang dipercayakan sekarang. Mungkin kita sedang menantikan sesuatu yang besar, sementara Tuhan justru ingin melihat apakah kita setia dengan hal-hal kecil yang kita miliki.
Melalui Injil hari ini kita diundang untuk terus melakukan hal baik, meski dalam perkara kecil sekalipun. Teruslah bertanggung jawab, meski tidak dipuji. Teruslah melayani dengan tulus, meski terkadang kurang dihargai. Karena di hadapan Tuhan, tidak ada kesetiaan yang terlalu kecil. Hal-hal kecil yang kita lakukan dengan kasih dan ketulusan menjadi cara bagi Tuhan membentuk kita untuk menerima kepercayaan yang lebih besar nanti. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
Fr. Aloysius Juanito Raditya
Tingkat 1
