Memiliki Semangat Hidup Sederhana

Kebahagiaan yang sebenarnya adalah hidup sederhana.

Suatu kali Bung Hatta menginginkan sebuah sepatu bermerek yang berkualitas bagus, tetapi cukup mahal. Ia menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung. Namun, tabungannya selalu berkurang untuk memenuhi keperluan keluarga atau orang-orang yang meminta bantuan.

Akhirnya, hingga meninggal Bung Hatta tidak pernah membeli sepatu itu. Baginya, menjadi berarti bagi keluarga dan kerabat lebih membuatnya bahagia daripada memiliki sepatu mahal.

Jangan Takut Hidup Sederhana

Banyak orang mengumpulkan barang-barang sebanyak-banyaknya bagi dirinya. Seolah-olah barang-barang itu sangat berguna bagi perjalanan hidupnya. Padahal banyak barang itu hanya disimpan. Lama-kelamaan tidak digunakan lagi untuk hidup sehari-hari. Barang-barang itu kemudian diselimuti debu hitam.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk memiliki prioritas, ketika menentukan sesuatu yang mesti menjadi milik kita. Bung Hatta lebih memilih demi membahagiakan keluarga dan kerabatnya. Padahal sebenarnya harga sepasang sepatu tidaklah mahal bagi seorang wakil presiden. Namun dia ingin memberikan contoh kepada rakyat untuk senantiasa memberikan skala prioritas dalam memiliki sesuatu apalagi sampai menumpuknya.

Kita hidup dalam dunia yang mengagung-agungkan materi. Banyak orang terobsesi untuk memiliki barang-barang yang mahal harganya. Ada tetangga yang baru membeli mobil baru, dia juga ikut-ikutan beli. Orang merasa harus sama dengan tetangganya. Padahal keluarganya justru membutuhkan sesuatu yang lain yang lebih bernilai. Akibatnya, terjadi ketimpangan hidup.

Yang mesti kita buat adalah kita menimbang-nimbang baik tidaknya memiliki sesuatu. Apakah suatu barang itu sungguh-sungguh berguna bagi hidup kita? Jangan sampai ketika memiliki suatu barang yang mahal, namun kita simpan saja tanpa memberi kegunaan bagi hidup kita.

Mari kita gunakan akal budi kita untuk menakar kebutuhan hidup kita. Dengan demikian, kita mampu membahagiakan diri dan orang lain melalui barang-barang yang kita miliki. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.