Ke mana Engkau Mencari Kedamaian Jiwa?
(Sumber: Buku Visitasi kepada Sakramen Mahakudus dan Bunda Maria Yang Terberkati karya St. Alphonsus Maria de Liguori)
“Lambat aku mengenal Engkau.
Oh, indah begitu lama dan begitu baru.
Lambat aku mengenal Engkau.
Sungguh Engkau selalu ada di dalam diriku,
Dan aku di luar jauh mencari Engkau di sana.
Aku… gila berlari mengejar bentuk-bentuk warna-warni indah buatan-Mu.
Engkau selalu besertaku, tetapi aku tidak beserta-Mu!”
(St Agustinus)

Pengalaman Iman
Setelah bertobat, St. Agustinus menyadari diri betapa bodohnya dia selama ini. Ke mana aku pergi untuk mencari kedamaian hati? Betapa bodohnya aku ini. Kedamaian hati hanya didapat bila aku datang kepada Yesus seorang diri! Hanya Yesus yang mampu menjawab kerinduanku untuk menikmati damai.
“Hai ciptaan yang malang, ke mana engkau mencari damai? Datanglah kepada Yesus. Kebaikan dan damai hanya ada pada Dia! Hai jiwaku jangan menumpuk barang dunia yang dapat dihitung jumlahnya. Cari dan temukanlah satu saja, yaitu kebaikan dan kamu akan menemukan segalanya! Bila di hatimu ada kerinduan untuk bertemu denganNya, sungguh Dia sudah dekat denganmu. Katakan kepadaNya apa yang engkau inginkan dan Dia akan memuaskan hatimu; Ia akan menghibur dan mengabulkan semua doamu!” tulis St. Agustinus.
St. Teresa berkata, “Segala sesuatu yang tidak diperkenankan dikatakan kepada seorang raja dunia kendati pun harus melalui hambanya, bisa dikatakan dan ditemukan dalam Dia!”
Ya, untuk berbicara dengan Sang Raja Kemuliaan kita tidak perlu pengantara; Dia senantiasa hadir dalam Sakramen Mahakudus di atas altar guna memberi perhatian kepada semua orang yang berharap kepada-Nya.
Sungguh, siapapun yang merindukan Dia, senantiasa bisa menemukan-Nya di sana; bisa berbicara dari muka ke muka dengan-Nya. Biasanya siapa saja yang bisa bertemu dengan seorang raja, apa pun kesulitan hidupnya akan dapat diselesaikan dengan segera. Tetapi sayangnya, kesempatan bertemu seorang raja sangatlah sulit. Bila seorang raja ada kesempatan menemui rakyatnya paling hanya beberapa menit dalam setahun; lain dengan Raja Kemuliaan! Dalam Sakramen Mahakudus Ia menunggu siapa pun, siang dan malam dengan hati terbuka dan siap menerimannya! Sang Raja Kemuliaan bisa ditemui di sembarang waktu dan disetiap saat.
Doa Buka Hati
Oh, Sakramen Cinta Kasih, kepada siapapun, Engkau rela memberikan diri-Mu tatkala mereka menerima Komuni Suci atau Engkau senantiasa menyingkapkan diri di atas altar suci untuk menerima kedatangan mereka.
Ya, Engkau menaruh perhatian kepada siapa pun yang dengan hati tulus dan sepenuhnya mengharapkan-Mu. Engkau akan mengisi hati mereka dengan kasih yang mengagumkan dan membakar hati mereka dengan sukacita. Demikian pula mereka yang sedih dan berbeban berat; mereka yang membuka diri untuk Kaukuasai dan hidup dalam kasih-Mu, Engkau akan menyembuhkan luka-luka mereka.
Kini tugasku, mulai dari sekarang dan selanjutnya adalah meletakkan semua keinginanku, semua harapanku dan perasaanku; jiwa dan badanku ke dalam tangan kasih-Mu. Terimalah ya Tuhan dan lakukanlah apa saja dalam hidupku sesuai dengan kehendak-Mu, saya tidak akan kecewa dan menolak-Mu.
Oh kekasih jiwaku, aku tahu barangsiapa menimba kekuatan dari hati-Mu yang penuh kasih, mereka akan Kaulimpahi kasih yang tak berkesudahan. Dan itu semua pasti demi kebaikannya dan keinginan hati-Mu yang kudus. Hal itu akan terjadi untuk saat ini dan selamanya. Tuhan satukanlah keinginanku dengan kehendak-Mu! Semua itu adalah demi kebaikan, kekudusan; keindahan, kesempurnaan dan kasih sejatiku.
Tuhan, betapa engkau mengasihiku! Biarlah kehendaku senantiasa hidup bersatu dan terikat dengan-Mu. Biarlah kesukaan-Mu juga menjadi kesukaanku. Oh Tuhanku, bantulah aku; buatlah aku senantiasa hidup hanya untuk-Mu saja.
Perkenankan aku mati hanya dalam kasih-Mu saja, karena Engkau telah mati dan menjadi makanan bagiku. Celakalah aku bila melakukan apa yang menjadi kehendakku sendiri sampai Engkau kecewa dan menderita. Aku mengasihi-Mu, ya Tuhanku seperti Engkau telah mengasihi aku. Aku rindu memberikan diriku sepenuhnya kepada-Mu. Oh, Tuhanku, Engkaulah kekasih jiwaku!
