Hanya Dekat pada Tuhan, Jiwaku Tenang!
(Sumber: Buku Visitasi kepada Sakramen Mahakudus dan Bunda Maria Yang Terberkati karya St. Alphonsus Maria de Liguori)

“Cinta murni itu telanjang,
Tidak menahan apa pun.
Jika semua ditinggalkan,
ia menemukan diri semata-mata,
berjaga hanya dengan Sang Gembala!”
Ajaran St. Theresia Avila
“Hati-hatilah, jangan sampai kalian jauh dari Yesus; Dialah Sang Gembala Agung kita; paling tidak jangan sampai terlepas dari perhatian-Nya. Domba yang sentiasa dekat dengan Sang Gembala tidak pernah akan terlantar; dia akan dijaga dan disediakan makanan sehat dan enak. Setiap saat akan tersedia makanan kesenangannya. Bila kebetulan Sang Gembala tertidur, tetaplah dekat dengan-Nya sampai malam berakhir dan datang pagi. Sinar mentari akan membangunkan-Nya lalu pasti mengasuhnya dengan cara baru yang lebih menyenangkan!”
Doa Sang Jiwa
Sungguh berbahagialah aku yang senantiasa dekat dengan-Mu, oh Penebusku yang hadir dalam Sakramen Mahakudus. Hanya satu kesukaanku, yaitu hadir dan menikmati kasih setia-Mu. Aku sungguh bersyukur atas sabda dan janji-Mu bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Ilahi di atas altar kudus; ya hadir dalam roti surgawi. Di sana tidak ada lagi eksistensi roti tetapi hanya Yesus Kristus Tuhanku. Dia bertakhta di sana karena mencintaiku.
Ya Tuhanku dan Allahku, aku yakin bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus. Walau mata jasmaniku tidak melihat-Mu tetapi melalui iman anugerah-Mu, aku mengamini bahwa Engkau hadir dalam Hosti yang dikonsakrir atau dikuduskan. Sakramen itu bagai istana-Mu di bumi dan di surga guna menyelamatkan dunia.
Oh, Yesus yang manis! Seperti Engkau adalah harapan, kekuatan, keselamatan dan penghiburanku, demikian juga aku rindu bahwa Engkaulah satu-satunya yang kukasihi. Hanya Engkau yang kupikirkan, kurindukan dan kunikmati.
Sungguh aku sangat bahagia menikmati sukacita-Mu yang Kaulimpahkan kepadaku; dan aku rindu senantiasa bersukacita di dalam-Mu. Sukacita ini jauh lebih besar daripada sukacita ketika aku memiliki barang duniawi apa pun karena aku dapat menikmatinya di setiap saat dan untuk selamanya.
Penebusku yang terkasih, hanya dalam Engkau aku menikmati sukacita yang tak terbatas. Rajailah jiwaku, ya Tuhanku! Kuasailah aku. Aku ingin mempersembahkan semua milikku kepada-Mu. Biarlah keinginan, kehendak, dan semua perangkat kodratiku melayani-Mu dalam kasih dan jangan sampai mengabdi sesuatu yang bukan Engkau. Hanya demi kasih dan kemuliaanMu, aku persembahkan seluruh diriku.
Doa kepada Bunda Maria
Bunda Maria, Bunda Yesus kekasihku,
Bantulah aku memperoleh rahmat untuk hidup selanjutnya; aku rindu menikmati kebahagiaan hanya menjadi milik Allah semata-mata. Bunda Maria, engkau wanita yang terberkati, jagailah aku di pintu gerbang rumahku dan tungguilah aku di sana.
Aku ingin bersamamu menjadi seorang pengemis yang senantiasa berdiri di depan rumah orang kaya menadahkan tangan untuk mengharapkan rahmat pertolongan. Aku ingin menjadi seperti engkau yang murni dan rendah hati. Bunda Maria, engkaulah penolongku. Bantulah aku selalu. Amin. **
