Hidup itu proses, jangan banyak protes – Rio SCJ

Perjalanan hidup kadang tak sesuai yang kita mau. Adakalanya harus melewati jalanan terjal dan berliku. Meski begitu jangan mengeluh tuk melewati masa-masa itu. Percayalah masa kelam akan berlalu. Segala cobaan, kesedihan, tangusan, beban dan rintangan akan berlalu.
Terimalah dengan sabar, iklas dan besar hati. Hidup memang tak selalu menjanjikan perjalanan mudah. Tak peduli kita siapa, tak peduli background keluarga mana, jabatan apa, tak peduli pula seberapa kaya. Masalah pasti akan selalu ada.
Percayalah, masalah yang kita alami dan hadapi, juga ada masa expired-nya. Jangan bersungut-sungut saat badai menimpa. Jangan putus asa saat hidup penuh kesedihan, derita, luka dan terasa sia-sia. Jika Tuhan ijinkan semua terjadi, Dia tahu kita mampu.
Bersyukurlah jika masalah itu ada. Tak mudah memang tuk bersyukur saat mengalami itu semua. Tapi sesungguhnya, masalah juga bisa memberi pembelajaran yang berharga. Tantangan, kegagalan, dan cobaan, kadan membuat kita peka melihat peluang, dan jadi pemenang. Lewat masalah kita makin dekat Sang pencipta, lewat masalah kita lebih dewasa. Bersyukurlah dan berdamailah dengan masalah.
Berhentilah mendengarkan kata orang. Kita hanya punya dua tangan, dan kita tak bisa menutup semua mulut. Yang bisa kita lakukan adalah tutup telinga dengan kedua tangan dan abaikan. Abaikan omongan yang hanya ingin merendahkan dan menjatuhkan. Apa yang kita buat nggak semua orang setuju. Kita juga tak akan maju, jika hanya mendengarkan omongan orang melulu.
Kendalikan apa yang bisa kita kendalikan, abaikan apa yang tak bisa kita kendalikan. Kebahagiaan dan kesuksesan akan kita dapatkan. Hidup itu proses, maka jangan banyak protes. Hidup Tuhan yang menentukan, kita yang jalani, orang lain yang komentari. Deo gratias.
Edo/ Rio SCJ
