Meraih Kesuksesan melalui Kejujuran

“Tidak ada rahasia untuk sukses. Ini adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan,” kata Colin Powell.

Kevin David Lehmann menjadi miliarder termuda di dunia. Umurnya baru 19 tahun sekarang, namun kekayaannya sudah mencapai US$ 2,4 miliar atau sekitar Rp 34,3 triliun. Kekayaannya itu didapatkan Lehmann dari jaringan toko obat dan kosmetik terkemuka di Jerman, dm (drogerie markt). Toko obat menghasilkan pendapatan hingga US$ 12 miliar secara tahunan.

Yang unik, anak muda asal Jerman ini tidak terlibat langsung dengan perusahaan tersebut. Kekayaannya itu didapatkan dari kepemilikan saham dm yang mencapai 50%.


Dilansir dari Forbes, Rabu (6/4/2022), ayah Kevin David Lehmann, yaitu Guenther Lehmann pada tahun 1974 berinvestasi di dm. Ayahnya pun punya rantai toko kelontong sendiri milik keluarga bernama Pfannkuch.

Pada tahun 2017, ayah Lehmann mengalihkan kepemilikan saham dm yang sudah mencapai 50% kepada anaknya. Sejak saat itu, harta Kevin David Lehmann bertambah meski umurnya baru belasan.

Perusahaan dm sendiri mulai beroperasi pada tahun 1973, ketika Goetz Werner membuka toko pertamanya di Karlsruhe, Jerman. Hari ini, jaringan toko dm telah tersebar di sekitar 3.700 lokasi.

Meski sampai saat ini mendapatkan untung dari kepemilikan saham dm, Lehmann dan ayahnya tidak sedikit pun terlibat secara operasional dalam dm.

Pentingnya Investasi Legal

Banyak orang kaya mendadak bagai mendapatkan durian runtuh. Namun tidak lama mereka menikmati kekayaan itu, karena kemudian diadukan ke pihak berwajib. Alasannya karena kekayaan itu diperoleh melalui suatu penipuan. Beberapa waktu ini marak berita tentang penipuan melalui judi online. Banyak orang menderita akibat jenis judi ini. Awalnya mereka bermimpi untuk memperbaiki hidup melalui penghasilan dari judi, nyatanya mereka kemudian berurai arimata. Mimpi mereka berbuntut kehilangan harta kekayaan dalam jumlah yang banyak.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk memulai suatu investasi secara baik dan benar. Guenther Lehmann, ayah dari Kevin David Lehman, melakukan investasi yang baik dan benar pada puluhan tahun silam. Investasinya tidak sia-sia, karena perusahaan yang menerima investasinya adalah perusahaan yang legal yang melakukan usaha yang baik. Di kemudian hari, ia mewariskan sebagian penghasilan dari investasi itu untuk putranya yang menjadi salah seorang muda terkaya di dunia.

Tentu saja orang boleh bermimpi menjadi orang yang kaya raya. Namun orang mesti realistis dalam mimpinya dengan melakukan suatu usaha atau kerja yang menghasilkan. Orang juga mesti tidak mudah percaya pada tawaran-tawaran yang menggiurkan. Mengapa? Karena tawaran-tawaran itu sering menjerumuskan.

Mari kita terus-menerus berusaha untuk mewujudkan mimpi kita dalam dunia yang nyata. Jangan tergiur oleh janji-janji manis yang dapat menjerumuskan kita ke dalam jurang kemiskinan. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.