International Nurse Day 2023: Kolaborasi Tingkatkan Profesionalisme Perawat

Puluhan orang berpakaian seragam putih hijau bertopi putih memadati Gedung Auditorium Charitas Hospital Palembang. Mereka adalah perawat Charitas Hospital. Pagi itu, Sabtu (13/05) dilangsungkan acara puncak International Nurse Day 2023 Charitas Hospital Palembang. Adapun tema yang diusung adalah our nurses our future.

Penampilan dari perawat Charitas Hospital Palembang | Foto: KOMSOS KAPal

Berbagai lomba yang dikhususkan bagi para perawat, telah dilakukan sejak Maret lalu. Perlombaan bertujuan meningkatkan mutu, sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan antarperawat. Lomba-lomba itu adalah lomba cerpen, lomba perawat favorit melalui survei pelanggan, lomba vocal group, lomba kebersihan ruangan, lomba mutu ruang keperawatan, lomba asuhan keperawatan, dan lomba hand hygiene. Selain lomba, dilangsungkan juga seminar keperawatan, yang diikuti sekitar 300 orang perawat Charitas Hospital.

Acara puncak hari ini, diadakan pengumuman pemenang lomba, sekaligus pelantikan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Dewan Pengurus Komisariat (PPNI DPK) RS RK Charitas 2023-2028. Ns. Andreas Sulistia Hadi, S. Kep., terpilih menjadi ketua PPNI DPK RS RK Charitas.

“Saya mengajak para perawat untuk membantu saya dalam kepengurusan baru ini, karena ini merupakan pengalaman baru bagi saya dalam kepengurusan ini,” ajak Ns. Andreas.


Kepada anggota PPNI DPK RS RK Charitas yang baru, Ns. Sr. M. Paskalia FCh, S.Kep. MARS berpesan agar para perawat meneruskan visi misi para suster pendiri, “yaitu memberikan pelayanan kasih. Ini harus diperhatikan dalam setiap pelayanan kita. Mari mengemban tugas dengan kualitas kasih, komunikatif, bisa diandalkan, dan hangat,” pesan Sr. Paskalia, ketua Yayasan Rumah Sakit Charitas.

Profesionalisme, kata Sr. Paskalia, adalah hal penting. Ini berkaitan erat dengan kesejahteraan. Sejahtera, tidak melulu soal uang, tapi juga kepuasan batin. 

“Mengenai etik, juga sikap kita sebagai perawat dalam menjalankan profesionalisme. Kesejahteraan di sini merujuk pada rasa bahagia dan bangga sebagai perawat. Hidup bahagia di mana kita di tempatkan entah di IGD atau di ICU misalnya,” katanya.


Profesionalisme juga berkaitan dengan update ilmu pengetahuan keperawatan. Ia juga berharap agar para perawat terus memperhatikan profesionalisme dan kolaborasi. ** Kristiana Rinawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.