Konferensi Waligereja Slovenia dan Caritas Slovenia menyelenggarakan pengumpulan nasional dan intervensi darurat bagi para korban banjir dan tanah longsor yang menimpa ribuan orang di seluruh negeri.
Sebagai buntut dari banjir dahsyat di Slovenia, Konferensi Waligereja Slovenia dan Caritas Slovenia bergandengan tangan untuk membantu para korban banjir. Banjir, digambarkan sebagai ‘bencana alam terburuk’ dalam sejarah Slovenia telah menyebabkan kerusakan senilai jutaan euro dan merenggut nyawa 6 orang.
Konferensi Waligereja Slovenia menyumbangkan 75.000 euro dalam bentuk bantuan darurat untuk membantu rehabilitasi korban banjir dan tanah longsor. Konferensi Waligereja Ljubljana telah mengumumkan bahwa dana ini akan disediakan oleh Caritas Slovenia.

Rabu (9/8), para uskup mengadakan sesi khusus setelah kunjungan mereka ke daerah bencana di keuskupan masing-masing untuk memberikan bantuan darurat. Bantuan darurat termasuk distribusi kebutuhan dasar dan sedapat mungkin memastikan ketersediaan bangunan gerejawi untuk menampung mereka yang mengungsi akibat banjir.
Para uskup juga meminta semua paroki untuk menyelenggarakan penggalangan dana Caritas pada hari Minggu (13/8). Sambil mengungkapkan keprihatinan mereka tentang kehancuran yang disebabkan oleh banjir dan tanah longsor, mereka memuji semua sukarelawan dan staf penuh waktu. Untuk mendukung mereka yang memberikan bantuan kepada para korban, para uskup mengatakan, “Solidaritas di antara orang-orang yang saling membantu menginspirasi harapan baru di masa sulit ini.”
‘Young Caritas’ bertugas
Sementara itu, Kamis (10/8), Caritas Slovenia melaporkan bahwa sekitar 300.000 euro telah ditransfer ke Caritas di tingkat keuskupan dan paroki. Dana ini akan digunakan untuk pembelian dan distribusi makanan, P3K, produk kebersihan pribadi, dan alat-alat seperti gerobak dorong dan sekop.
Secara khusus, keluarga yang terkena dampak parah diberikan langsung voucher belanja yang memungkinkan mereka untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Caritas Slovenia juga akan membantu membersihkan rumah dan apartemen yang terkena dampak banjir.
Dalam pernyataan lain, organisasi kemanusiaan melaporkan bahwa beberapa ratus relawan dari paroki Caritas dan organisasi pemuda ‘YoungCaritas’ sedang bertugas. Rabu, Paus Fransiskus memanggil umat beriman untuk berdoa bagi para korban bencana alam di belahan dunia, khususnya Slovenia dan Georgia. **
Andrea Rego (Vatican News)
