Ada begitu banyak denominasi Gereja Kristen di muka bumi ini. Salah satunya adalah Gereja Katolik. Siapa pendiri Gereja Katolik?
Gereja Katolik adalah satu-satunya Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus, di atas Sang Batu Karang, yaitu Santo Petrus. Dan Injil Matius yang diwartakan kepada kita Minggu ini menggambarkan kisah kala itu.

Santo Petrus bersaksi tentang pribadi Yesus, yaitu Mesias, Anak Allah yang hidup (bdk. Lukas 16:16).
Mendengar kesaksian iman yang begitu besar, Tuhan Yesus pun mengatakan, bahwa kesaksian ini bukanlah berasal dari manusia, tetapi dari Bapa (Lukas 16:17).
Dan di saat itulah, Tuhan kita mendirikan Gereja-Nya. Gereja itu siapa? Bukanlah sebuah bangunan, melainkan Persekutuan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Dan Tuhan berjanji bahwa alam maut tidak akan menguasai Gereja yang didirikan-Nya.

“Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya”.
(Lukas 16:18)
Tuhan Yesus pun memberikan Santo Petrus kunci kerajaan surga, yaitu kuasa mengikat dan melepaskan, yang nyata dalam Sakramen Tobat.
“Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”
(Lukas 16:19)
Lebih dalam, Katekismus Gereja Katolik menjelaskan bagaimana Tuhan Yesus mendirikan Gereja-Nya, yang mula-mula didirikan di atas para rasul, dengan Petrus sebagai pemimpin. Kedua belas rasul Tuhan mewakili kedua belas suku Bangsa Israel, dan dengan demikian merupakan batu-batu dasar Yerusalem Baru.

“Tuhan Yesus memberi kepada persekutuan-Nya sebuah struktur yang akan tinggal sampai Kerajaan-Nya disempurnakan. Pada tempat pertama terdapat pilihan kedua-belasan dengan Petrus sebagai pemimpin (Bdk. Mrk 3:14- 15). Mereka mewakili kedua belas suku bangsa Israel (Bdk. Mat 19:28; Luk 22:30) dan dengan demikian merupakan batu-batu dasar Yerusalem Baru (Bdk. Why 21:12-14). Keduabelasan itu (Bdk. Mrk 6:7) dan murid-murid yang lain (Bdk. Luk 10:1-2) mengambil bagian pada perutusan Kristus, pada kekuasaan-Nya, tetapi juga pada nasib-Nya (Bdk. Mat 10:25; Yoh 15:20). Melalui semua tindakan ini Kristus mendirikan dan membangun Gereja-Nya.”
(KGK 765)
Santo Petrus menjadi Paus pertama Gereja Katolik dan melalui tahbisan, kuasa yang sama dari Tuhan Yesus kepada Santo Petrus, diturunkan tanpa putus. Paus Fransiskus adalah paus ke-266 yang menjadi pemimpin Gereja Katolik, sekaligus pemimpin para rasul, yaitu uskup-uskup di seluruh dunia.


Jadi, Yesus yang mendirikan Gereja dan Santo Petrus adalah rasul yang diangkat untuk menjadi pemimpin atas Gereja-Nya.
**Kristiana Rinawati
