
Menutup akhir pekan dengan penuh kehangatan, Orang Muda Katolik (OMK) St. Don Bosco Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu menggelar kegiatan spesial dalam rangka menyambut Valentine’s Day. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026) ini dilaksanakan di Stasi St. Petrus Sidodadi, Bengkulu Tengah.
Sebanyak 45 peserta hadir memeriahkan acara ini. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai wilayah, mulai dari Pusat Paroki, Stasi St. Petrus Sidodadi, Stasi St. Petrus Bentiring, hingga Stasi St. Tarsisius Siabun.
Menyatukan Generasi dalam Kehangatan Api Unggun
Dinamika kegiatan ini menjadi tantangan tersendiri karena harus menyatukan rentang usia yang cukup lebar, mulai dari pelajar SMP (Generasi Alpha) hingga mahasiswa tingkat akhir (Generasi Z). Fr. Dionisius Denar SCJ dan Putry Angelia Samosir bertindak sebagai animator untuk mencairkan suasana.

Keseruan semakin memuncak saat Fr. Fio SCJ memandu berbagai ice breaking dan permainan yang menyatukan seluruh peserta. Puncaknya, suasana berubah menjadi syahdu dan romantis saat api unggun dinyalakan. Di bawah nyala api, para OMK bergandengan tangan, merenungkan makna kebersamaan kasih diiringi lagu Bahasa Cinta dan Kemesraan yang dilantunkan dengan petikan gitar.
Tradisi Tukar Kado dan Makna Kasih Kristiani
Tak lengkap rasanya Valentine tanpa berbagi. Peserta melanjutkan tradisi tukar kado secara acak di aula. Keceriaan terpancar saat mereka menerima hadiah misterius dari teman yang mungkin tidak mereka duga. Momen ini menjadi simbol bahwa kasih harus diberikan secara tulus tanpa pandang bulu.

Gabriel Sigalingging, selaku Ketua Panitia, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar perayaan romansa. “Peringatan Hari Valentine ini bertujuan membantu orang muda memahami bahwa kasih bukan sekadar perasaan, melainkan sikap hidup yang diwujudkan melalui kepedulian, pengorbanan, dan pelayanan terhadap sesama,” jelasnya.
Ia berharap OMK dapat menghayati kasih Kristiani ini dalam keluarga, Gereja, maupun masyarakat.
Menjadi Murid Kristus yang Sejati
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan Perayaan Ekaristi pada Minggu (15/2) pukul 11.00 WIB yang dipimpin oleh Romo Paulus Sarmono SCJ. Dalam homilinya, Romo Sarmono memberikan pesan mendalam bagi para kaum muda.

“Merayakan kasih di hari kasih sayang itu baik, mengasihi di setiap hari menjadikan kita murid Kristus yang sejati,” tegas Pastor Paroki St. Yohanes Penginjil tersebut.
Melalui kegiatan ini, OMK Bengkulu berharap semangat kasih tidak hanya berhenti pada seremoni Valentine saja, tetapi terus hidup dalam tindakan nyata sebagai saksi kasih di tengah dunia.
**Bisma Restu Aji (KOMSOS St. Yohanes Penginjil, Bengkulu)
