Selamat Jalan Romo Hadrianus Wardjito SCJ: Imam Sederhana yang Dicintai Umat dan Orang Muda

Kabar duka kembali menyelimuti Gereja Katolik. Tak lama setelah berpulangnya Romo Valentinus Teja Anthara SCJ, kini Romo Hadrianus Wardjito SCJ, juga telah menghadap Bapa di Surga. Imam yang dikenal sangat bersahaja dan dekat dengan kaum muda ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 71 tahun.

Sosok Imam yang Sederhana

Romo Wardjito meninggal dunia pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 11.33 WIB di RS Emanuel Bandar Lampung. Semasa hidupnya, almarhum dikenal bukan hanya karena kesetiaan dalam tugas pastoral, tetapi juga karena prinsip hidupnya yang sederhana dan keberpihakannya pada mereka yang kecil.

Bagi umat yang mengenalnya, ia adalah sosok yang memberikan perhatian besar pada pendampingan orang muda, mendorong mereka untuk berani aktif dalam kehidupan menggereja.

Penghormatan Terakhir

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Perayaan Ekaristi Requiem dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026) pagi, di Gereja Paroki Santo Yoseph Palembang. Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Uskup Emeritus Keuskupan Agung Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, didampingi puluhan imam konselebran, di antaranya Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Romo Hyginus Gono Pratowo, Superior Provinsial SCJ Indonesia, Romo Andreas Suparman SCJ, Superior SCJ Wilayah Palembang, Romo Laurentius Suwanto SCJ.

Dalam homilinya, Bapa Uskup mengajak seluruh umat untuk bersyukur atas seluruh dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan Romo Wardjito bagi Gereja dan umat Allah.

Taman Getsemani

Usai Perayaan Ekaristi, jenazah Romo Wardjito diantar menuju tempat peristirahatan terakhirnya di kompleks Pemakaman Kongregasi Suster-suster Santo Fransiskus Charitas (FCh) Palembang, Taman Getsemani. Suasana haru namun penuh iman mengiringi pemakaman yang dipimpin oleh Romo Andreas Suparman SCJ.

Meski sosoknya telah tiada, warisan iman dan keteladanan hidup Romo Wardjito, terutama kesetiaannya dalam panggilan, semangatnya dalam melayani orang muda, dan perhatiannya pada mereka yang kecil akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang.

***Diakon Bednaditus Aprilianto

Leave a Reply

Your email address will not be published.