2Raj. 5:1-15a; Mzm. 42:2-3; Mzm. 43:3-4; Luk. 4:24-30; BcO Kel. 24:1-18; (U)

Tuhan Hadir Lewat Cara yang Tak Terduga
Saudara-saudari terkasih, ketika masih kecil saya memiliki seorang teman, sebut saja Daniel. Ia tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru sering dipenuhi pertengkaran dan luka. Namun Daniel tidak pernah bercerita kepada siapa pun. Ia menyimpan semuanya sendirian, karena takut ditertawakan atau dijauhi. Ia belajar terlihat kuat di luar, padahal hatinya rapuh di dalam.
Suatu hari kami pergi bermain ke kebun sawit dan memancing bersama. Di tengah suasana yang tenang, Daniel tiba-tiba bertanya pelan, “Bagaimana rasanya punya keluarga yang harmonis? Kenapa aku belum pernah merasakannya? Apa aku salah?” Saya terdiam. Pertanyaan itu sederhana, tetapi begitu dalam. Di baliknya ada kerinduan akan kasih, penerimaan, dan rasa aman yang belum pernah ia rasakan sepenuhnya.
Saudara-saudari, Injil hari ini mengingatkan bahwa Yesus pun pernah ditolak di tempat asal-Nya sendiri. Ia diremehkan oleh orang-orang yang merasa paling mengenal-Nya. Penolakan itu pasti menyakitkan. Namun Yesus tidak membalas dengan amarah atau kebencian. Ia tetap melangkah dalam kasih dan setia pada panggilan-Nya.
Dari sini kita belajar bahwa penolakan dan luka bukan tanda bahwa kita tidak berharga. Bahkan Anak Allah pun pernah mengalaminya. Ketika keluarga, lingkungan, atau orang terdekat tidak mampu memberi kasih yang kita harapkan, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Ia sering menghadirkan kasih-Nya lewat cara yang tak terduga: melalui sahabat, guru, komunitas, atau orang-orang sederhana yang peduli.
Karena itu, bagi siapa pun yang hari ini merasa sendiri, terluka, atau kurang dicintai, jangan kehilangan harapan. Tuhan melihat luka yang tersembunyi dan mendengar doa yang tak terucap. Kasih-Nya tidak pernah terlambat dan tidak pernah salah alamat. Ia selalu berjalan bersama kita, bahkan ketika dunia terasa menolak. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
**Fr. Delho Panca-Tingkat II
Foto: Pinterest
