Pesta St. Markus, Penginjil
1Ptr. 5:5b-14; Mzm. 89:2-3,6-7,16-17; Mrk. 16:15-20; (M)

Pergilah ke Seluruh Dunia
Saudara-saudari terkasih, bacaan Injil pada Pesta Santo Markus hari ini mengisahkan peristiwa perpisahan Yesus dengan para murid sebelum Ia terangkat ke surga. Dalam momen itu, Yesus memberikan perintah yang sangat jelas: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Santo Markus, sebagai penulis Injil, telah menjalankan tugas ini dengan setia. Ia mewartakan kabar gembira tentang Yesus, sehingga kita pun hari ini dapat mengenal dan mengimani-Nya. Melalui perayaan ini, kita diingatkan akan panggilan untuk ikut ambil bagian dalam pewartaan Injil.
Perintah untuk mewartakan Injil memang pertama-tama ditujukan kepada para murid, tetapi tugas itu tidak berhenti pada mereka. Perintah yang sama kini juga berlaku bagi kita semua. Sering kali kita berpikir bahwa mewartakan Injil hanyalah tugas para imam, biarawan, atau biarawati. Padahal, setiap orang yang percaya kepada Kristus dipanggil untuk menjadi pewarta dalam kehidupan sehari-hari, melalui sikap, perkataan, dan tindakan kita.
Salah satu cara sederhana untuk mewartakan Injil adalah melalui cara kita berbicara, terutama di dalam keluarga. Tidak jarang kita mudah mengucapkan kata-kata yang menyakitkan ketika sedang lelah, marah, atau kecewa. Kita bisa meninggikan suara, memarahi, bahkan merendahkan orang-orang terdekat kita. Tanpa disadari, kata-kata itu melukai hati mereka yang kita kasihi dan merusak relasi yang seharusnya dipenuhi kasih.
Saudara-saudari terkasih, sebagai orang beriman, perkataan kita hendaknya menjadi sumber kebaikan dan kedamaian. Jika kita mampu berbicara dengan lembut, saling menghargai, dan saling menguatkan, terutama dalam keluarga, maka kita sebenarnya sudah mewartakan Injil melalui hidup kita. Pewartaan tidak selalu harus dengan kata-kata besar, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang membawa kasih. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
**Fr. Robert Silalahi–Tingkat III
