Semarak Pekan Panggilan: Menyongsong Seabad Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu

Live in panggilan di Paroki Bengkulu. | Komsos St. Yohanes Penginjil, Bengkulu

Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu menggelar rangkaian kegiatan “Pekan Panggilan” yang penuh sukacita pada 24–26 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan 100 tahun paroki, sekaligus menjadi wadah bagi kaum muda untuk mengenal lebih dalam tentang hidup bakti, menjadi imam, biarawan, dan biarawati. Hadir dalam kesempatan ini 40 peserta live in, terdiri dari perwakilan Unio imam diosesan Keuskupan Agung Palembang, Kongregasi SCJ, FCh, HK, CB, SJD, dan seminaris dari Seminari Mennegah St. Paulus Palembang.

Hangatnya Sambutan dalam Kegiatan Live-in

Rangkaian acara diawali pada Jumat, 24 April 2026, dengan penyambutan peserta live in di Selasar GSG St. Aloysius. Setelah dibuka secara resmi oleh Pastor Paroki St. Yohanes Penginjil, Romo Paulus Sarmono SCJ, para peserta disambut hangat oleh keluarga yang akan mendampingi mereka selama dua malam.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat malam harinya, ketika para imam, biarawan, biarawati, dan seminaris berbagi kisah inspiratif mengenai awal mula mereka menjawab panggilan Tuhan kepada warga paroki.

Kreativitas dan Puncak Perayaan

Memasuki hari kedua, Sabtu (25/4/2026), para peserta menunjukkan kreativitas mereka dengan mendekorasi stan masing-masing di SMP Sint Carolus sebagai persiapan untuk acara promosi panggilan.

Puncak perayaan berlangsung pada Minggu (26/4/2026) pagi, melalui Perayaan Ekaristi Minggu Panggilan yang dipimpin oleh Romo Sarmono SCJ. Hadir mendampingi sebagai konselebran adalah Romo Paskalis Aditya SCJ, Romo Robertus Susilo SCJ, dan Romo Andreas Nofianto SCJ. Dalam homilinya, Romo Sarmono SCJ, menyampaikan pesan yang jenaka namun mendalam tentang pentingnya dukungan orang tua dalam menumbuhkan benih panggilan bagi anak-anak mereka. 

Romo Paulus Sarmono memimpin perayaan Ekaristi pada kegiatan Live in panggilan di Bengkulu. | Komsos St. Yohanes Penginjil, Bengkulu

“Apakah Bapak dan Ibu di sini bersedia memberikan anak pertamanya untuk Gereja dengan tulus?” tanya Romo yang disambut tawa malu-malu dari umat. Imam dehonian ini juga menegaskan bahwa melalui Sakramen Baptis, setiap umat memiliki tugas perutusan yang sama menjadi pewarta kanbar baik di manapun berada.

Interaksi Inspiratif dan Harapan Baru

Usai misa, antusiasme peserta semakin memuncak dalam sesi talkshow yang menghadirkan Romo Paulus Josse Pratama SCJ dan Sr. Sorothe CB sebagai narasumber serta kunjungan stan panggilan. Para siswa SD, SMP, hingga SMA aktif bertanya mengenai berbagai aspek kehidupan hidup bakti, mulai dari keseharian hingga hobi para imam, biarawan, dan biarawati.

Romo Paulus Josse Pratama SCJ dan Sr. Sorothe CB menjadi narasumber dalam acara talkshow. | Komsos St. Yohanes Penginjil, Bengkulu

Pentas seni persembahan SEKAMI dan animasi bersama bertajuk Berjalan Bersama Kaum Berjubah menjadi puncak dari kegiatan Pekan Panggilan yang dirangkai dengan penyerahan cinderamata. Panitia berharap benih-benih panggilan yang ditabur selama tiga hari ini dapat tumbuh subur, membawa harapan baru bagi masa depan Gereja, khususnya di tanah Bengkulu.

Foto bersama anak-anak. | Komsos St. Yohanes Penginjil, Bengkulu

***Poppy Waruwu (KOMSOS St. Yohanes Penginjil, Bengkulu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.