Vikaris Jenderal KAPal Sambut 154 Peserta Rakor Pastoral: Dorong Tata Kelola Berbasis Data dan Berbuah Nyata

Foto; Komsos KAPal

BANYUASIN— Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang (KAPal), Romo Yohanes Kristianto, menyambut hangat seluruh peserta Rapat Koordinasi (Rakor) dan Workshop Pastoral KAPAl 2026 di Wismalat Podomoro, Banyuasin. Dalam sambutannya pada Perayaan Ekaristi Pembuka, Selasa (6/10/2026), Romo Kristianto menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momen yang penting untuk memperkuat tata kelola pelayanan pastoral gereja yang terukur dan berdampak nyata bagi umat.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari hingga Jumat (9/10/2026) ini mengusung tema “Menata Pastoral: Berbasis Data dan Berbuah Nyata”. Sebanyak 154 peserta hadir dalam kegiatan tahunan ini, yang mencakup 93 imam dari berbagai paroki (baik imam senior maupun yang baru ditahbiskan), 21 frater dan bruder, serta 40 tenaga kesekretariatan paroki.

Foto; Komsos KAPal

Perayaan Ekaristi Pembuka dipimpin oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, didampingi oleh para imam konselebran, antara lain Dekan Dekanat Palembang, Romo Hyginus Gono Pratowo; Dekan Dekanat Jambi, Romo Felix Astana Atmaja SCJ; Dekan Dekanat Lubuk Linggau, Romo Makarius Samandi; Dekan Dekanat Bengkulu, Romo Paulus Sarmono SCJ; dan Dekan Dekanat Belitang, Romo Silvester Joko Susanto. Selain itu, pertemuan ini menghadirkan Direktur Pusat Pastoral Sanjaya Muntilan Keuskupan Agung Semarang, Romo Stephanus Gito Wiratmo, yang bertindak sebagai pemandu dan teman perjalanan selama proses workshop.

Foto; Komsos KAPal

Dalam sambutannya, Romo Kristianto menekankan beberapa hal utama yang menjadi fokus pembahasan Rakor dan workshop, yaitu fokus pada pendalaman tata Kelola di berbagai bidang  mulai dari kelembagaan, administrasi, keuangan/harta benda, sumber daya manusia (SDM), hingga pelayanan pastoral; serta menyelaraskan rencana program kerja yang berpedoman pada visi-misi keuskupan, arah dasar (Ardas), dan prioritas pastoral yang ada.

Vikjen juga berharap agar seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi materi, diskusi, dialog, hingga pelatihan.

“Mudah-mudahan Rakor kita pada tahun 2026 ini berdampak nyata bagi pelaksanaan pastoral kita di tahun 2027 mendatang,” pungkas Romo Kristianto.

***TJK

Leave a Reply

Your email address will not be published.