
SUNGAI LILIN — Kemeriahan dan rasa syukur mewarnai Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma sekaligus Peringatan Ulang Tahun ke-3 Paroki Santo Aloysius Gonzaga, Sungai Lilin, Musi Banyuasin, pada Minggu (11/10/2026) pagi. Dalam perayaan yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, sebanyak 125 umat resmi menerima Sakramen Penguatan di hadapan lebih dari 700 umat yang hadir dengan penuh sukacita.
Perayaan tersebut berlangsung khidmat dengan didampingi oleh Pastor Paroki St. Aloysius Gonzaga Sungai Lilin, Romo Andreas Yudi Wiyadhi, O.Carm, serta para imam konselebran, yakni Romo Gregorius Jeffrey Wibisono, O.Carm, Romo Willibrordus Agus Purwanto, O.Carm, Romo Agustinus Ekoharmoko, dan Romo Titus Jatra Kelana.
Dalam sambutannya yang diawali pantun, Pastor Paroki Sungai Lilin, Romo Andreas Yudi Wiyadhi O.Carm, mengungkapkan bahwa meski parokinya masih berusia muda, hal tersebut justru menjadi momentum emas bagi seluruh umat untuk terus berkembang dan maju.
“Dalam usia balita, masih sangat muda, justru di masa muda inilah kesempatan bagi kita semua untuk tumbuh, berkembang, dan terus maju dalam iman, harapan, kasih, pelayanan, serta kesaksian,” ungkapnya

Lebih lanjut, Romo Yudi juga mengucapkan selamat kepada para penerima Krisma sekaligus mengajak seluruh umat untuk terus bergandengan tangan menyelesaikan pembangunan Gedung Serbaguna Paroki yang tengah berjalan.

“Selamat kepada seluruh penerima Krisma, Jadilah saksi Kristus yang baik. Itulah tadi tugas utama ketika Bapa Uskup menerimakan Sakramen Krisma. Anda ditepuk pipinya bukan karena marah, tetapi untuk melaksanakan kasih dan perutusan. Anda diutus menjadi saksi Kristus,” tutur Romo Yudi.

Sementara itu, Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono memberikan pesan mendalam bagi para krismawan-krismawati. Ia mengingatkan agar pembekalan dan persiapan matang selama delapan bulan yang telah dilalui para peserta dapat membuahkan keteguhan iman yang nyata.
“Yang paling utama menjadi saksi Kristus adalah hidup benar, adil, jujur, dan teguh dalam iman. Lebih baik kehilangan nyawa daripada berdosa,” ungkap Mgr. Yohanes

Lebih lanjut, seraya mengucapkan selamat kepada seluruh umat dan mengungkapkan sukacita serta kebanggaannya melihat antusiasme dan pertumbuhan umat di Paroki Sungai Lilin, Bapa Uskup juga menyampaikan pesan mendalam. “Jangan pernah lompat pagar! Tetaplah satu dan setia,” tegasnya

Usai perayaan Ekaristi, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah bersama di Gedung Serbaguna Paroki. Acara makin semarak dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian tradisional hingga atraksi gerak dan lagu dari para pemuda dan umat paroki, yang menambah suasana kehangatan dan kebersamaan seluruh komunitas gereja.
***Anselmus Bimmasakty (Komsos Paroki St. Aloysius Gonzaga)
