Intensi Doa Paus Bulan November: Agar Kekayaan Digunakan Secara Tepat

Paus Leo XIV merilis intensi doanya untuk bulan November dan mengajak umat Katolik berdoa “agar kekayaan digunakan secara tepat”, sehingga kita menyadari bahwa kekayaan sejati bukan terletak pada mengumpulkan atau memiliki, melainkan pada memberi dengan penuh kasih.

Foto: Tangkapan Layar YouTube The Pope Video

Paus Leo XIV mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk bergabung dengannya pada bulan November ini dalam doa agar kekayaan digunakan secara tepat.

Pada Selasa, Paus merilis video bulanan “Berdoa Bersama Paus” (Pray with the Pope), yang disiapkan oleh Jaringan Doa Sedunia Paus.

Dalam doanya, Paus Leo mengingatkan bahwa segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Tuhan, termasuk “tanah yang subur, talenta yang telah kita terima, serta jerih payah mereka yang datang sebelum kita”.

“Tidak ada sesuatu pun yang sepenuhnya menjadi milik kita sendiri—segala sesuatu merupakan anugerah yang dibagikan,” katanya.

Namun, Bapa Suci mengamati, sering kali “kekayaan yang kita cari atau peroleh justru membuat hati kita menjadi keras, mengurung kita dalam keegoisan, dan membuat kita melupakan mereka yang paling rentan”.

“Ampunilah kami karena menimbun”

“Ampunilah kami karena menimbun alih-alih berbagi,” kata Paus Leo, serta “karena menggunakan harta sebagai sarana kekuasaan, bukan sebagai pelayanan”.

Paus mengingatkan bahwa Yesus mengajarkan kepada kita “bahwa kekayaan sejati tidak ditemukan dalam apa yang kita simpan, melainkan dalam apa yang kita berikan dengan penuh kasih”.

Ia menambahkan, hati yang tidak terikat pada harta benda “mengubah dunia”, karena hati seperti itu “membuka jalan bagi keadilan, meruntuhkan tembok ketidakpedulian, dan menaburkan harapan di antara kaum miskin”.

Karena itu, katanya, kita memohon kepada Tuhan agar Roh-Nya mengajari kita menggunakan apa yang kita miliki, baik uang, waktu, talenta, maupun kesempatan, sebagai “sarana persaudaraan”.

“Semoga setiap keputusan ekonomi, keluarga, maupun komunitas,” lanjut Paus, “lahir dari hati yang bebas, yang mampu menyadari bahwa setiap kebaikan diperuntukkan bagi semua orang, dan bahwa hanya dengan berbagi kita dapat membangun masa depan.”

Akhirnya, Bapa Suci berdoa, “Jadikanlah kami saksi-saksi kekayaan yang diubah menjadi pelayanan dan belas kasih, sehingga hidup kami, yang dipersatukan dengan kehidupan orang lain, menjadi tanda Kerajaan-Mu yang penuh keadilan dan damai. Amin.”

Jaringan Doa Sedunia Paus

Jaringan Doa Sedunia Paus didirikan pada 1844 dengan nama Apostleship of Prayer (Kerasulan Doa). Lembaga ini merupakan Karya Kepausan yang dipercayakan kepada Serikat Yesus.

Pada Desember 2020, Paus Fransiskus menetapkan Karya Kepausan ini sebagai sebuah Yayasan Vatikan dan menyetujui statuta finalnya pada Juli 2024.

Jaringan ini hadir di lebih dari 92 negara, membentuk komunitas rohani yang terdiri dari lebih dari 22 juta orang yang berupaya menjalani kehidupan sehari-hari dengan kesiapsediaan untuk misi Allah.

Inti dari misinya adalah intensi doa bulanan Paus, yang mengajak para anggotanya memusatkan perhatian pada berbagai tantangan mendesak yang dihadapi umat manusia serta misi Gereja.

***Deborah Castellano Lubov

Dari Vatican News, 3 November 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published.