Tahun Baru Imlek: Berjalan Bersama Roh Kudus

Perayaan Imlek di Paroki Hati Kudus Palembang selalu menjadi perayaan yang istimewa. Mayoritas umat Tionghoa bedomisili di lingkungan paroki ini. Setiap tahun, gereja selalu dihias meriah dengan nuansa merah terang yang bermakna keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan.  

Nuansa merah menyemarakkan Gereja Hati Kudus. | Foto: KOMSOS KAPal
Umat menerima jeruk dan kue keranjang sebelum memasuki gereja. | Foto: KOMSOS KAPal

Misa Imlek pada hari Rabu (29/1) pagi itu dipimpin oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Romo Agus Suyono SCJ misionaris yang bermisi di Taiwan hadir secara khsuus untuk mengajak umat merenungkan dan menghayati apa yang Bapa Suci tegaskan sepanjang tahun ini.

“Bapa Suci mengajak kita untuk melihat secara lebih dalam bagaimana dalam terang roh kudus kita berjalan bersama dan memeluk harapan bersama Roh Kudus. Tahun baru adalah saat di mana kita berjalan bersama Roh Kudus,” katanya.

Romo Agus Suyono SCJ, misionaris di Taiwan. | Foto: KOMSOS KAPal

Bapak Handoko selaku ketua DPP Paroki Hati Kudus menyampaikan bahwa tradisi budaya yang luar biasa ini adalah kearifan lokal yang patut dijaga oleh seluruh umat.  

“Menyambut tahun baru dengan pengharapan seperti pesan uskup dalam surat gembala. Tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan puncak perayaan 100 tahun paroki. Harapannya seluruh umat paroki dapat memaknainya dengan baik dan secara indah. Semoga Tahun Baru Imlek memberi makna mendalam bagi kita semua dan berlimpah berkat,” katanya.

Bapak Handoko, ketua DPP Paroki Hati Kudus Palembang. | Foto: KOMSOS KAPal

Bapak Uskup juga mengingatkan semua umat tanpa terkecuali untuk bersukacita dan memiliki pengharapan, terlebih di Tahun Baru Imlek ini.

Mgr. Yohanes Harun Yuwono menyapa umat Paroki Hati Kudus. | Foto: KOMSOS KAPal
Bapa Uskup memberkati jeruk dan kue keranjang. | Foto: KOMSOS KAPal

“Paus saya kira sangat mengasihi bukan hanya sesama manusia, namun juga alam. Laudato si sangat menekankan kita untuk memelihara bumi. Masyarakat Tionghoa memiliki kearifan lokal memulai musim semi dengan mencintai alam. Setiap hati sepanjang tahun adalah tahun sukacita. Semoga di tahun KBG tak ada seorang pun yang luput dari perhatian kita. Semoga semua orang bersukacita dan berziarah bersama,” harapnya.

Songket biru dipakai pagar ayu
Untuk menyambut pak bupati yang dikawal tentara
Selamat tahun baru ular kayu
Semoga kita berlimpah rezeki dan sejahtera

Romo Antonius Joko SCJ (Pastor Paroki Hati Kudus) membagikan angpao. | Foto: KOMSOS KAPal
Penampilan barongsai usai misa. | Foto: KOMSOS KAPal

**Maria Sylvista

Leave a Reply

Your email address will not be published.