PORSENI IX OMK Dekanat Belitang 2025 Resmi Ditutup

“Hari ini kita memasuki tahun 2026 dan merayakan Hari Raya Santa Maria Bunda Allah sekaligus Hari Perdamaian Sedunia. Jawaban iman Maria,“Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu,” menjadi teladan bagi kita, khususnya orang muda Katolik, untuk berani berkata “ya” kepada kehendak Allah. Setelah menjalani PORSENI, kita diajak melangkah ke masa depan dengan penuh tanggung jawab sebagai kader Gereja dan masyarakat, sambil terus mendalami ajaran Gereja agar iman semakin bertumbuh.”

Demikian disampaikan oleh Dekan Dekanat Belitang,  Romo Silvester Joko Susanto, dalam pengatarnya saat memimpin Perayaan Ekaristi Penutup rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IX Orang Muda Katolik (OMK) Dekanat Belitang di Gedung Serba Guna (GSG) Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum pada Kamis (1/1/2026), pekan lalu. Kegiatan  yang berlangsung pada 29 Desember 2025-1 Januari 2026 ini mengusung tema  Sehati Sejiwa, Sehat dalam Tubuh, Kuat dalam Iman.ini diikuti 800an peserta yang berasal dari .

Dekan Dekanat Belitang, Romo Silvester Joko Susanto. | Foto: Komsos KAPal

Turut mendampingi dalam sebagai konselebran adalah Ketua Komisi Kepemudaan KAPal, Romo Hieronimus Indra Sepriandika SCJ; Moderator OMK Dekanat Belitang, Romo Y.A.M. Fridhomulya SCJ; Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Baturaja, Romo Adrianus Vian Dharma, serta sejumlah imam dari Dekanat Belitang dan sekitarnya.

Ekaristi penutupan ini diikuti oleh sekitar 800 peserta PORSENI Dekanat Belitang 2025 yang berasal dari 7 paroki dan 1 Kuasi Paroki Dekanat Belitang bersama umat Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum. Kehadiran ratusan orang muda Katolik tersebut menciptakan suasana perayaan yang penuh sukacita, syukur, dan semangat kebersamaan.

Dalam homilinya, Romo Indra Sepriandika SCJ menekankan bahwa PORSENI bukan sekadar ajang lomba atau hiburan, melainkan ruang kebersamaan iman, perjumpaan, dan ekspresi diri orang muda. Melalui tema  PORSENI memiliki arah yang jelas sehingga setiap kelelahan dan perjuangan yang dialami peserta memiliki makna yang mendalam.

Ketua Komisi Kepemudaan KAPal, Romo Hieronimus Indra Sepriandika SCJ. | Foto: Komsos KAPal

Ia juga mengajak orang muda untuk belajar dari Bunda Maria yang hadir sebagai pendamping yang setia, mau mendengarkan, merangkul, dan berjalan bersama hingga akhir. Menurutnya, semangat kebersamaan, saling mendukung, dan tidak meninggalkan satu sama lain merupakan kemenangan sejati yang perlu terus dijaga setelah PORSENI berakhir.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang kenangan, tetapi juga bekal iman, persaudaraan, dan komitmen untuk mewujudkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat. PORSENI pun menjadi momentum pembaruan semangat orang muda Katolik dalam menyongsong tahun yang baru dan kegiatan KAPal Youth Day yang akan diselenggarakan di Tegalarum pada Juli mendatang.

**Fr. Bednadetus Aprilyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published.