Fr. Markus Trio Agustra atau yang akrab disapa Fr. Trio, adalah sosok calon imam Keuskupan Agung Palembang yang memiliki impian unik, menjadi imam Katolik berdarah Melayu. Lahir di Batuputih, 1 Agustus 1996 sebagai putra ketiga dari pasangan Hubertus Halakis (Alm) dan Maria Loise Rastina. Benih panggilannya mulai tumbuh sejak ia duduk di bangku SMP, didorong oleh kerinduan yang kuat untuk melayani Tuhan dan umat-Nya meski saat itu ia merasa pemahamannya masih sangat sederhana.

Calon imam yang berasal dari Paroki Sang Penebus Batuputih, Keuskupan Agung Palembang ini telah melewati masa pembinaan sebagai calon imam yang dijalani dengan tekun. Perjalanannya dimulai dari Seminari Menengah St. Paulus Palembang, Tahun Orientasi Rohani (TOR) St. Markus dan Seminari Tinggi St. Petrus Pematangsiantar, Tahun Orientasi Pastoral (TOP) yang kaya pengalaman, mulai dari Paroki Penyelenggaraan Ilahi Lubuk Linggau hingga Unit Pastoral St. Yohanes Maria Vianney Penarik, Bengkulu dan masa Pendalaman Pastoral di Paroki St. Paulus Muara Bungo.
Perjalanan itu merupakan sebuah proses pemurnian diri yang panjang melalui berbagai dinamika dan proses hidup. Baginya, setiap suka dan duka yang dialami adalah sarana pembentukan yang mematangkan motivasinya untuk menebarkan kasih dan sukacita kepada setiap orang yang ia jumpai.
Dalam panggilannya, Fr. Trio memegang teguh motto dari Filipi 4:13: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Motto ini menjadi sumber kekuatan utama yang membuatnya percaya bahwa ia tidak berjalan sendirian, melainkan selalu ditopang oleh kuasa Tuhan. Kini, dengan semangat kerendahan hati, ia siap melanjutkan perutusannya untuk membawa kegembiraan Kristus bagi banyak orang.
***Fransiska Panca Sulistyaningsih (Redaksi)
