
Dalam rangka mengisi Bulan Mei sebagai Bulan Maria sekaligus mengimplementasikan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai iman, puluhan mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) menggelar kegiatan ziarah rohani bersama. Kegiatan kolaboratif ini diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Bisnis Manajemen dan Fakultas Humaniora yang bertolak menuju Taman Doa Via Crucis dan Gua Maria Mater Misericordiae, Sukamoro, Banyuasin pada Minggu (17/5/2026).
Didampingi langsung oleh Dosen Agama Katolik UKMC, Andreas Daris Awalistyo, para mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian ziarah dengan khidmat, mulai dari Jalan Salib hingga pendarasan Doa Rosario bersama di pelataran Gua Maria.

Sinergi Akademis dan Spiritualitas Kampus
Kegiatan ziarah di luar kampus ini dirancang bukan sekadar sebagai pemenuhan rutinitas keagamaan, melainkan sebagai ruang pedagogi untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, setia, dan humanis sesuai dengan visi UKMC dalam mencetak lulusan yang unggul dan berintegritas.
Andreas menjelaskan bahwa melalui Pendidikan Agama Katolik, tradisi seperti Bulan Maria diinternalisasikan sebagai sarana pembentukan karakter dan pemantapan mentalitas mahasiswa di tengah tantangan zaman. Menurutnya, ziarah ini melatih mahasiswa dalam tiga gerak spiritual utama:
Ke Dalam (Refleksi): Mengajak mahasiswa jeda sejenak dari rutinitas perkuliahan untuk masuk dalam keheningan dan evaluasi diri. Ke Atas (Transendensi): Memperbarui komitmen iman dan penyerahan diri kepada Tuhan. Ke Luar (Aksi Nyata): Mendorong mahasiswa untuk membawa buah spiritualitas tersebut ke dalam lingkungan kampus dan masyarakat melalui pelayanan serta kepedulian sosial.
“Jika tradisi mampu kita buka menjadi ruang spiritual yang kontekstual, maka nilai-nilainya akan terus hidup dan diadopsi secara nyata oleh kaum muda akademis kita,” ungkap Andreas.

Tahun Devosional Keuskupan Agung Palembang
Aksi nyata civitas akademika UKMC ini juga menjadi bentuk partisipasi aktif kampus dalam menyukseskan program Tahun Devosional 2026 yang dicanangkan sebagai fokus Arah Dasar (ARDAS) Pastoral keempat Keuskupan Agung Palembang.
Andreas mengingatkan bahwa devosi kelompok seperti yang dilakukan mahasiswa ini merupakan ‘suplemen’ yang penting bagi kesehatan rohani.
“Fungsi dan manfaat devosi adalah membuat kehidupan beriman kita terutama para mahasiswa sebagai generasi penerus menjadi bugar, berkobar-kobar, dan tahan banting terhadap berbagai pengaruh negatif atau penyakit rohani di era modern,” tegasnya.

Meluruskan Makna Teologis di Ruang Akademis
Sebagai bagian dari komunitas ilmiah yang kritis namun tetap beriman, para mahasiswa juga dibekali pemahaman teologis yang lurus mengenai makna Doa Rosario dan keberadaan Gua Maria. Merujuk pada Katekismus Gereja Katolik (KGK 971) dan Ensiklik Mense Maio (1965), ditegaskan bahwa Rosario adalah “ringkasan seluruh Injil” yang berpusat pada Kristus (Kristologis), di mana Maria bertindak sebagai sosok yang mengantar umat untuk memandang wajah Yesus.
Pemilihan lokasi Via Crucis di Sukamoro yang berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Palembang juga memberikan suasana pembelajaran yang asri dan kondusif. Fasilitas kompleks yang luas dengan 14 perhentian Jalan Salib, taman doa yang teduh, hingga area komunal, mendukung mahasiswa untuk berefleksi secara optimal.
Melalui kegiatan ziarah bersama ini, diharapkan ikatan persaudaraan (fraternity) antar mahasiswa Fakultas Bisnis Manajemen dan Fakultas Humaniora UKMC semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan kasih yang nyata di lingkungan akademik kampus tercinta.
***Andreas Daris Awalistyo (Kontributor Palembang)
