
Langkah strategis diambil oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik demi memperkokoh internal organisasi di daerah. Melalui SK Nomor 846/SK/PP/VI/2026 yang dibacakan oleh Wakil Ketua Umum, Ignasius Ganjar, pusat resmi mengutus Tim Caretaker untuk memimpin Komisariat Daerah (Komda) Sumatera Selatan. Misi utamanya adalah mempercepat transisi menuju kepengurusan yang definitif.
Struktur Tim Caretaker Komda Sumsel yang ditunjuk meliputi: Ketua: Hendri; Sekretaris: Bernadus Wellianto; Bendahara: BFY Didik Sumanto; Anggota: Yohanes Harmono, Yohanes Edi Pratikno, dan Abraham Horisanto
Tugas Utama dan Masa Bakti
Tim ini memikul tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali roda organisasi di Sumatera Selatan. Dalam kurun waktu maksimal enam bulan ke depan, mereka diwajibkan untuk: Menyelenggarakan Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) dan Membuka ruang dialog dan mempererat sinergi dengan hierarki Gereja Katolik, pemerintah setempat, serta jaringan organisasi kepemudaan lainnya.
Momentum Kebangkitan Kaderisasi
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Lorensius Purba, menegaskan bahwa penunjukan ini bukan formalitas belaka. Ini adalah titik balik untuk menyalakan kembali api pelayanan dan kaderisasi di Bumi Sriwijaya.
“Tim ini harus menjadi penggerak utama bangkitnya Pemuda Katolik di Sumatera Selatan. Rangkul semua potensi kader, jalin komunikasi yang solid, dan ciptakan program kerja yang konkret untuk Gereja maupun masyarakat luas. Manfaatkan waktu yang ada untuk melahirkan pemimpin baru yang inklusif dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Lorensius.
Lorensius juga mengetuk hati seluruh kader di Sumatera Selatan agar bahu-membahu menyukseskan agenda konsolidasi ini. Dengan bergulirnya mandat baru ini, Pengurus Pusat berharap pembenahan internal di Sumsel bisa berjalan taktis, sehingga kepengurusan yang sah dan berkelanjutan dapat segera terbentuk.
**Diakon Bednadetus Aprilyanto
