Renungan Harian Senin, 13 Juli 2026

Yes. 1:10-17; Mzm. 50:8-9,16bc-17,21,23; Mat. 10:34-11:1

Hidup Benar

Saudara-saudari yang terkasih, setiap orang tentu ingin hidup damai. Kita ingin disukai banyak orang, hidup rukun dalam keluarga, dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Namun, dalam Injil hari ini Yesus mengatakan sesuatu yang terdengar mengejutkan, yaitu, “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” Apakah Yesus ingin kita bertengkar? Tentu tidak. Yang ingin Yesus sampaikan adalah bahwa mengikuti-Nya terkadang tidak mudah. Ada saatnya kita harus memilih antara melakukan yang benar atau mengikuti keinginan orang lain yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Pertama, Yesus mengajak kita untuk berani memilih yang benar. Kadang-kadang ketika kita memilih jujur, tidak ikut berbuat curang, atau tetap setia beribadah, ada saja orang yang mengejek atau tidak menyukai kita. Bahkan bisa saja orang-orang terdekat tidak mengerti pilihan kita. Melalui Injil hari ini, Yesus mengingatkan agar kita tidak takut. Tetaplah memilih yang benar, walaupun tidak selalu mudah.

Kedua, Yesus mengatakan bahwa kita harus mengasihi Dia lebih dari siapa pun juga. Bukan berarti kita tidak boleh mengasihi orang tua atau keluarga. Justru Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi mereka. Namun, jika suatu saat kita harus memilih antara mengikuti Tuhan atau melakukan sesuatu yang salah demi menyenangkan orang lain, maka kita diajak untuk tetap memilih Tuhan. Itulah yang dimaksud dengan memikul salib: berani berkorban dan tetap setia melakukan yang baik meskipun ada kesulitan.

Ketiga, di akhir Injil Yesus mengatakan bahwa memberi secangkir air kepada seorang murid pun tidak akan kehilangan upahnya. Artinya, Tuhan menghargai setiap kebaikan, sekecil apa pun. Kita mungkin tidak bisa melakukan hal-hal besar, tetapi kita bisa membantu orang yang kesulitan, menghibur teman yang sedang sedih, menyapa dengan ramah, atau berbagi dengan orang yang membutuhkan. Kebaikan-kebaikan sederhana seperti itulah yang menyenangkan hati Tuhan.

Saudara-saudari yang terkasih, melalui Injil hari ini Yesus mengajak kita untuk tetap memilih Tuhan, meskipun pilihan itu kadang tidak mudah. Jangan takut berbuat baik, jangan malu hidup jujur, dan jangan lelah mengasihi sesama. Percayalah, Tuhan selalu menyertai orang-orang yang setia kepada-Nya. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.

Fr. Romualdus Dwi Saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.