
Palembang – Suasana syukur dan penuh sukacita mewarnai Perayaan Ekaristi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 SMA Xaverius 1 Palembang yang berlangsung di Kapel Seminari Menengah Santo Paulus Palembang, Jumat (24/7/2026) pagi. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas perjalanan panjang lembaga pendidikan Katolik tersebut yang selama tujuh setengah dekade terus hadir mencerdaskan generasi bangsa serta menanamkan nilai-nilai iman, karakter, dan kemanusiaan.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Ketua Yayasan Xaverius Palembang, Romo Stepanus Supardi, didampingi Rektor Seminari Menengah Santo Paulus Palembang Romo Titus Waris Widodo, Romo Stefanus Surawan, Romo Dionisius Anton Liberto, serta para imam yang berkarya di Seminari Menengah Santo Paulus Palembang. Misa syukur diikuti oleh para guru, tenaga kependidikan, purnabakti, alumni, serta siswa-siswi SMA Xaverius 1 Palembang.
75 Tahun Perjalanan Iman dan Ketangguhan
Dalam homilinya, Romo Stepanus Supardi menyatakan bahwa usia 75 tahun bukanlah usia yang muda bagi sebuah lembaga pendidikan, terlebih dalam konteks pendidikan di Sumatera Bagian Selatan.
“Kalau kita melihat lembaga-lembaga pendidikan yang tumbuh pada masa yang sama, tidak banyak yang mampu bertahan hingga hari ini. Banyak yang gugur di tengah jalan, bahkan tidak lagi meninggalkan jejak. Tetapi SMA Xaverius 1 Palembang masih berdiri, masih bertumbuh, dan tetap setia melayani. Inilah bukti kasih Tuhan yang terus menyertai sekolah yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Mengacu pada Injil tentang perumpamaan penabur, Romo Supardi mengajak seluruh umat memaknai perjalanan SMA Xaverius 1 sebagai benih yang jatuh di tanah yang subur. Menurutnya, banyak lembaga pendidikan mengalami pertumbuhan yang cepat, tetapi tidak mampu bertahan menghadapi perubahan zaman.

“Sebuah benih yang jatuh di tanah berbatu memang dapat tumbuh dengan cepat, tetapi segera layu. Sebaliknya, benih yang jatuh di tanah yang subur akan terus bertumbuh dan menghasilkan buah. Saya percaya SMA Xaverius 1 adalah benih yang ditanam Tuhan di tanah yang subur sehingga mampu bertahan selama 75 tahun,” katanya.
Ia menilai tema perayaan tahun ini, “Building Resilience and Inspiring Others”, sangat selaras dengan pesan Injil. Ketangguhan, menurutnya, bukan sekadar kemampuan bertahan menghadapi kesulitan, tetapi keberanian untuk terus berkembang, berjuang, dan menghasilkan buah meskipun berada dalam situasi yang tidak mudah.
Dipanggil Menjadi Inspirasi bagi Bangsa
Romo Supardi juga mengakui bahwa secara statistik jumlah peserta didik SMA Xaverius 1 mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas sebuah lembaga pendidikan tidak dapat diukur hanya dari angka.
“Bisa jadi statistik menunjukkan penurunan, tetapi kualitas pelayanan tidak bisa dinilai hanya dari satu indikator. Banyak faktor yang memengaruhi, termasuk perubahan regulasi dan dinamika dunia pendidikan. Yang terpenting adalah bagaimana sekolah ini tetap memiliki daya tahan dan terus memberi inspirasi,” jelasnya.

Menurutnya, peringatan 75 tahun bukan sekadar merayakan usia bangunan atau lamanya sebuah institusi berdiri, melainkan merayakan semangat yang terus hidup dalam menjalankan misi pendidikan.
“Bukan hanya bertahan, tetapi Injil hari ini mengajak kita untuk terus bertumbuh, berkembang, dan menghasilkan buah. Buah itulah yang nantinya menjadi inspirasi bagi banyak orang dan bagi bangsa ini,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini SMA Xaverius 1 telah melahirkan banyak alumni yang berkarya di berbagai bidang, bahkan hingga tingkat internasional. Namun, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat seluruh keluarga besar sekolah merasa puas.
“Tugas itu belum selesai. Menjadi inspirasi tetap menjadi bagian dari perutusan kita. Semua yang pernah mengenyam pendidikan di SMA Xaverius 1 dipanggil untuk membagikan pengalaman, mengembangkan inisiatif, mengasah sisi kemanusiaan, membangun karakter yang tangguh, memiliki belas kasih, serta menjadi garam dan terang bagi dunia,” pesannya.
Mengakhiri homilinya, Romo Supardi berharap momentum 75 tahun SMA Xaverius 1 Palembang menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk semakin memperkuat semangat pelayanan dan pendidikan yang berakar pada nilai-nilai Kristiani.
“Dengan tema Building Resilience and Inspiring Others, marilah kita terus berjuang menjadi pribadi-pribadi yang tangguh dan mampu menginspirasi banyak orang melalui karya, pelayanan, dan kehidupan kita. Semoga SMA Xaverius 1 Palembang terus menjadi benih yang menghasilkan buah berlimpah bagi Gereja, masyarakat, dan bangsa,” pungkasnya.
***BAY
