Gempa bumi dengan skala kekuatan 5,8 magnitudo baru saja mengguncang di 74 kilometer Tenggara Kuta Selatan Bali pada pukul 16:36:33 WITA. Goncangan gempa terasa makin kuat, saat Doa Syukur Agung, ketika doa konsekrasi anggur menjadi Darah Kristus didaraskan.
Mgr. Hilarion Datus Lega, ketua Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menjadi selebran utama dalam Ekaristi sore ini. Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San; Sekretaris KOMSOS KWI, RD Antonius Gregorius Lalu; Ketua KOMSOS Denpasar, RD Herman Yoseph Babey; dan Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Kuta, RD Evensius Dewantara Boli Daton, bersama dengan para imam dari berbagai keuskupan se-Indonesia turut berkonselebrasi dalam Ekaristi Pembukaan Rapat Pleno KOMSOS KWI 2022.

Dalam homilinya, Mgr. Datus mengajak para ketua KOMSOS menggunakan media sebagai karya pastoral dalam mewartakan kebaikan.
Rapat Pleno Nasional Komisi KOMSOS KWI 2022 diikuti oleh 37 Komisi KOMSOS, yang berasal dari keuskupan-keuskupan se-Indonesia. Mereka adalah 33 ketua Komisi KOMSOS, sedang 4 lainnya adalah utusan KOMSOS.
Adapun tema yang diangkat dalam Rapat Pleno Nasional Komisi KOMSOS KWI 2022 ini adalah “Berjalan Bersama di Era Disrupsi Komunikasi Sosial”. Dua kata awal “Berjalan bersama” terinspirasi dari Sinode para Uskup 2022 yang mengajak seluruh umat Allah untuk berjalan bersama dalam membangun Persekutuan,
Partisipasi dan Misi. Sedang Era Disrupsi Komunikasi Sosial menyoroti realita perubahan besar-besaran inovasi teknologi yang terus berlangsung pasca pandemi Covid-19. Harapannya, Komisi KOMSOS dapat menyikapi era disrupsi ini dengan transformasi karya pelayanan.

Rencananya, rapat akan berlangsung mulai hari ini, Senin, (22/8) hingga Jumat, (26/8) dan akan berlangsung dalam enam sesi, yang didahului oleh perkenalan para peserta dan sharing karya di masing-masing KOMSOS keuskupan. Lantas rapat dilanjutkan dengan diskusi panel. Nantinya, hasil rapat akan menghasilkan lima peluang prioritas dan lima aspirasi. Ini dirumuskan oleh tim perumus dan tim screening committee KOMSOS KWI.
Kelima peluang prioritas dan aspirasi ini nantinya akan didiskusikan lebih lanjut dan diterapkan sesuai dengan realita yang dihadapi oleh KOMSOS-KOMSOS keuskupan. Lantas, akan diinventarisir program-program yang mungkin dilakukan untuk mewujudkan peluang dan aspirasi, guna mendapatkan hasil yang diharapkan.

Rapat Pleno Komsos KWI 2022 juga akan menghasilkan klasifikasi program jangka pendek, tahun 2023-2026, berupa usulan program bersama tingkat nasional ke KOMSOS KWI, program bersama tingkat regio, dan program di keuskupan.
**
Kristiana Rinawati
