Rabu (11/1) lalu, Gereja Allah Maha Murah yang terletak di desa Purwadadi, Jalur 20, Sumber Makmur, Muara Padang, Banyuasin, Sumatera Selatan atau lebih akrab disebut Gereja Pasang Surut terlihat sangat ramai oleh orang-orang yang sedang sibuk mempersiapkan perayaan ulang tahun paroki yang ke-40.
Suasana penuh bahagia dan sukacita terpancar dari masing-masing orang yang ada di sana. Masing-masing orang yang ada di sana terlihat sangat asyik menikmati peran mereka. Ada yang menyapu gereja, menyusun kursi-kursi, menyambut tamu, memasak dan ada pula serombongan anak-anak yang terlihat begitu menikmati waktu mereka dengan lari ke sana ke mari.

Romo Alexander David Buntoro SCJ yang lebih akrab disapa Romo David mengungkapkan bahwa ia sangat bahagia dan bersyukur karena dapat merayakan ulang tahun paroki Allah Maha murah yang ke-40.
Sebagai romo paroki, beliau bersama panitia berupaya menyusun rangkaian acara ulang tahun paroki itu dalam beberapa tahap. Beliau menjelaskan bahwa sebenarnya rangkaian acara ulang tahun paroki telah dimulai sejak Oktober 2022 dengan Bazaar sembako murah untuk masyarakat di sekitar paroki, lomba-lomba di masing-masing wilayah paroki seperti lomba menggambar dan mewarnai untuk tingkat TK dan SD, lomba Lektor dan Mazmur, serta Lomba Koor. Juara dari masing-masing wilayah itu yang diutus ke paroki untuk memasuki babak final yang dilaksanakan pada Selasa 10 Januari pukul 16.00 WIB.
Selain lomba-lomba tersebut, ada satu lomba yang sangat menarik yakni lomba kerapian dan keindahan bangunan gereja di masing-masing stasi. Tentang hal ini, Romo David mengatakan, “Sebenarnya ada sebuah keprihatinan bahwa umat itu kurang ada rasa memiliki.
Dengan adanya lomba menghias gereja diharapkan umat dapat menyadari bahwa gereja itu milik saya. Benar saja, dengan lomba ini banyak umat yang akhirnya mau gotong royong, misalnya memperbaiki atap yang bocor, membuat taman di sekitar gereja dan mengecat dinding-dinding gereja.”
Rangkaian acara ulang tahun paroki masih dilanjutkan dengan Jalan Sehat yang terlaksana pada Minggu 8 Januari. Selanjutnya, pada Senin 09 Januari, paroki mengundang masyarakat yang beragama Islam untuk mendoakan paroki yang saat ini merayakan ulang tahun ke-40.

“Sekitar 50 saudara muslim yang datang untuk Kenduri dan kami minta agar kami didoakan,” kata Pak Tris, ketua pelaksana perayaan ulang tahun paroki. Tidak hanya berhenti pada acara Kenduri, ibu-ibu yang beragama Islam pun turut terlibat dengan membantu masak di dapur hingga acara selesai.
Rangkaian syukur atas ulang tahun paroki yang ke-40 tahun itu disempurnakan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Agung Mgr. Yohanes Harun Yuwono, dengan konselebran Mgr. Vincensius Setiawan Triatmojo dan Romo Alexander David, SCJ sebagai romo paroki.
Perayaan Ekaristi dimulai pukul 16.00 WIB. Bangunan gereja yang terlihat tua itu tidak cukup menampung begitu banyaknya umat yang hadir dalam Perayaan Ekaristi, karena itu sebagian besar dari umat yang datang duduk di luar gereja.
Di akhir Perayaan Ekaristi, Romo Paroki meminta bantuan kepada kedua Uskup untuk membuka tirai yang berisi design gambarrancangan bangunan gereja paroki yang baru. Perayaan ulang tahun ke-40 itu sekaligus menjadi saat untuk me-launching rencana pembangunan gereja.
Setelah Perayaan Ekaristi, semua umat diajak untuk menikmati hidangan bersama di halaman depan gereja bersama para Uskup, para romo, suster, bruder, dan frater yang datang dari berbagai paroki dan komunitas.
Pukul 20.00 WIB paroki memberikan hiburan kepada semua umat dan masyarakat sekitar dengan pertunjukan Jaranan, sebagai penutup rangkaian perayaan ulang tahun. Susana ramai dan penuh sukacita persaudaraan yang terjalin di antara umat paroki dan pengharapan akan berdirinya bangunan gereja baru sungguh menjadi kado istimewa di hari ulang tahun paroki yang ke-40 tahun.
“Tema perayaan ulang tahun Gereja Pasang Surut adalah Madhep Mantep Mbangun Greja, artinya fokus dengan keyakinan membangun Gereja. Gereja yang dimaksud bukan hanya secara fisik tetapi juga spiritual,” ungkap Romo David.
** Fr. Alexander Bayu Putra SCJ
