Terus-menerus Memaknai Hidup

Dalam kehidupan yang fana ini, mari kita investasikan bagi sesuatu yang bermakna.

Ada seorang gadis yang begitu mudah melukai teman akrabnya. Dia membicarakan hal-hal yang bukan-bukan tentang temannya itu. Namun temannya itu sering tidak menggubrisnya. Temannya itu mengatakan bahwa dia mengerti tentang tingkah laku sahabatnya itu.

Dia berkata, “Yang penting kamu tidak perlakukan orang lain sama seperti kamu perlakukan saya. Saya akan melabrakmu dan memberimu pelajaran yang sangat berarti.”

Sang sahabat pun mengerti tentang temannya itu. Sang teman akrab itu menjadi pelampiasan kekesalan dirinya.

Dia menasihati temannya, “Dalam hidup ini janganlah merendahkan dan melukai orang lain. Hari ini mungkin kamu begitu perkasa, tetapi ingatlah bahwa waktu lebih perkasa darimu! Satu batang pohon dapat dijadikan jutaan batang korek api, tapi hanya dibutuhkan satu batang korek api untuk membakar dan menghanguskan jutaan pohon.”

Siklus kehidupan manusia | Foto: https://eastmedpharmacy.co.nz/

Jangan Sombong

Kesombongan sering menguasai diri banyak orang. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi karena orang merasa diri yang paling baik. Orang-orang di sekitarnya tidak punya kekuatan atau kemampuan apa-apa. Hanya dirinya yang punya segalanya.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk senantiasa memiliki kerendahan hati. Gadis yang merasa diri paling baik dan benar itu diingatkan akan keterbatasan dirinya. Setiap manusia memiliki kelebihan namun juga mempunyai kekurangan. Karena itu, manusia mesti menyadari diri bahwa ada saat orang berada di atas, tetapi ada saat orang berada di bawah.

Seorang guru bijaksana mengajarkan bahwa hidup ini fana, segala sesuatu bisa berubah bagaikan uap. Hari ini kita ada, sehat, kaya raya, berkuasa, penuh rencana bisnis yang diharapkan berkembang luar biasa. Tetapi siapa yang bisa memastikan apa yang bakal terjadi dengan hidup kita pada esok hari?

Tentu saja tidak salah kita mempunyai rencana hari depan. Tidak salah hidup kita penuh optimisme yang bergairah. Tetapi hidup ini bukan milik kita. Kita perlu mengelola hidup ini dengan sebaik-baiknya, agar hidup yang fana ini penuh arti. Mari kita terus-menerus memaknai hidup ini, agar bukan kesia-siaan yang kita peroleh. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.