Pembukaan 100 Tahun SCJ Indonesia: Berjalan Bersama dengan Gereja Lokal

Bertepatan dengan hari kelahiran Pater Leo Dehon, para imam kongregasi Hati Kudus Yesus (SCJ) membuka rangkaian acara syukur 100 tahun SCJ Indonesia. Hari selasa (14/30 lalu, acara syukur ini dibuka dengan Misa di Gereja Hati Kudus Palembang.

Ekaristi pembukaan rangkaian syukur 100 tahun SCJ Indonesia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono, didampingi oleh Uskup Emeritus Mgr. Aloysius Sudarso SCJ dan uskup terpilih Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Vincentius Tri Atmojo, serta Rm Andreas Suparman SCJ, Provinsial SCJ Indonesia dan Rm Andreas Maria Siswinarko SCJ, ketua panitia 100 tahun SCJ di Indonesia. Dalam perayaan ini, hadir pula para imam, bruder, dan frater SCJ dari dekanat 1. Perayaan istimewa ini menjunjung tema “Berjalan Bersama dengan Gereja Lokal”.

Romo Andreas Suparman sedang memberikan homilinya | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Dalam homilinya, Romo Suparman mengajak umat untuk bersama-sama menemukan butir-butir refleksi, yang akan menjadi jiwa dalam menapaki perjalanan setahun ke depan, untuk menyambut perayaan kehadiran SCJ di Indonesia 100 tahun yang lalu.

Dari bacaan pertama, umat diajak untuk mengenal Allah sebagai gembala yang baik. Allah memiliki niat yang luar biasa untuk menunjukkan diri-Nya sebagai gembala yang baik. Ia berkata ‘Aku sendiri yang menyelematkan domba-domba yang tercerai berai’.

Para imam konselebran dalam Ekaristi pembukaan rangkaian syukur 100 tahun SCJ Indonesia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

“Dalam kehidupan kita sering mengalami keadaan yang buruk baik oleh gembala maupun sesama kita. Tapi kita tidak berputus asa karena Allah sendiri yang mengatakan ‘Aku sendiri yang akan..’ Mari kita syukuri kebaikan Tuhan ini,” katanya Romo Suparman.

Dalam bacaan injil, Allah menghendaki agar kita memiliki hati yang terbuka. Pengampunan harus dilakukan bukan pertama-tama karena kebaikan kita, melainkan kesadaran bahwa kita telah mengalami pengampunam dari Tuhan sendiri. Pengampunan lahir dari pengalaman Allah yang mengasihi dan memberi pengampunan pada kita, dari Allah yang senantiasa memiliki hati yang terbuka pada kita.

“Mari berjalan bersama untuk menimba pengalaman akan Allah yang baik itu. Mari kita tawarkan kasih, pegampunan, dan pendamaian dari pengalaman kita akan kebaikan Allah demi kehadiran kerajaan Hati Kudus Yesus di tengah masyarakat yang plural ini,” kata Romo Suparman mengakhiri homilinya.

Romo Andreas Suparman mereciki salib 100 tahun SCJ Indonesia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Prosesi Pembukaan Tahun Syukur 100 tahun SCJ di Indonesia

Selanjutnya adalah launching rangkaian acara tahun syukur 100 tahun SCJ di Indonesia. Dalam launching ini, salib SCJ diarak dan diserahkan kepada Uskup untuk diberkati. Kemudian pater provinsial SCJ, Romo Suparman SCJ, memukul gong sebagai tanda bahwa perayaan 100 tahun kehadiran  SCJ di Indonesia resmi dibuka.

Prosesi salib 100 tahun SCJ Indonesia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Romo Arko SCJ sebagai ketua panitia mengatakan bahwa dengan ungkapan syukur para dehonian akan dilaksanakan bersama di tempat-tempat karya SCJ. Akan ada kegiatan belajar bersama, devosi, seminar, rekoleksi, kompetisi, gathering, napak tilas, ziarah, pelayanan sosial, serta pengadaan cenderamata.

“Hal ini untuk membangun kesadaran Dehonian Indonesia tentang bagaimana mewujudkan diri sebagai nabi cinta kasih pada zaman yang terus berubah,” ungkap Romo Arko.

Romo Arko, ketua panitia 100 tahun SCJ Indonesia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Romo Suparman juga menyampaikan syukurnya atas kehadiran SCJ di Bumi Pertiwi ini. Para konfrater SCJ di semua wilayah sangat antusias dalam merayakan pembukaan ini. Hal membanggakan lainnya adalah para konfrater juga melibatkan umat yang cukup banyak. Itulah ungkapan “berjalan bersama” yang dihidupi.

“Terima kasih kepada para imam, baik diosesan dan kongregasi, kepada Bapa Uskup yang sungguh-sungguh memberikan tempat istimewa dalam kehadiran dan persembahan diri kami bagi Gereja. Kolegialitas para imam di bawah wibawa Bapa Uskup membuat kami semua tetap teguh dan bersemangat,” tutur Romo Suparman.

Romo Andreas Suparman SCJ memberikan tumpeng kepada Mgr. Harun, pimpinan Gereja lokal Keuskupan Agung Palembang | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Dalam sambutannya, Mgr. Yohanes Harun Yuwono membagikan beberapa kenangan masa kecilnya bersama para misionaris SCJ. Uskup yang menghabiskan masa kecilnya di Lampung mengalami banyak suka duka dalam pelayanan para misionaris SCJ. Betapa romo SCJ zaman dulu yang tidak pernah mengeluh dalam berbagai situasi sulit meninggalkan kesan mendalam bagi Monsinyur Harun.

“Tanjung Sakti dan Pagar Alam tetaplah tonggak sejarah SCJ. Namun pelayanan yang bergerak ke Palembang dan Tanjung Karang menjadi visi yang patut disyukuri. Selamat hadir 100 tahun di Indonesia. Tuhan Mahabaik selalu memberkati,” tutupnya.

Romo Suparman memberikan tumpeng kepada Romo Andreas Lukasik SCJ, misionaris SCJ Polandia | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Mewakili gereja dan kongregasi SCJ, uskup emeritus yang juga senang dipanggil uskup veteran, Mgr Aloysius Sudarso SCJ turut menyampaikan syukurnya atas 100 tahun kehadiran SCJ di Indonesia. Setelah pensiun, beliau mengaku seutuhnya kembali pada kongregasi yang sangat banyak memberi pengalaman serta peneguhan.

Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Uskup Agung Emeritus | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

“Semoga para SCJ segera menuju pembaruan hidup dan ikut serta membangun gereja. Inti dari gereja adalah mengalami Allah itu sendiri. Semoga para konfrater dapat membantu umat mengalami pengalaman akan Allah. Semoga Hati Kudus Yesus melimpahkan cinta-Nya pada kita, terutama para konfrater yang sudah bermisi di berbagai tempat di dunia.”

Para imam berfoto bersama usai Ekaristi | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue oleh Romo Suparman, didampingi oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono dan disaksikan oleh para uskup, imam, biarawan/biarawati, serta umat di halaman Gereja Hati Kudus. **

Maria Sylvista

Leave a Reply

Your email address will not be published.