Minggu (30/4), 500 umat Paroki Sang Penebus di Desa Batuputih, Kecacamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, merayakan Hari Minggu Doa Panggilan Sedunia. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki, Romo Andreas Eko Wahyudianto pukul 07.30 WIB.

Saat homili, Romo Adam, sapaan akrab Romo Andreas Eko Wahyudianto mengajak Sr Antoni FSGM, Sr Aniseta FSGM, Diakon Chanel, dan Frater Randa memberikan informasi kepada umat tentang bagaimana cara menjadi dan menjalani hidup panggilan sebagai imam dan biarawan-biarawati.
“Semua panggilan yang kita pilih merupakan panggilan yang suci. Maka tidak ada ketimpangan status yang menilai bahwa menjadi biarawan-biarawati itu lebih tinggi derajatnya dari panggilan berkeluarga ataupun sebaliknya, kata Romo Adam.

Tidak hanya menjabarkan keluh-kesah tentang panggilan menjadi biarawan-biarawati, Romo Adam mengajak 3 pasutri yang mewakili umat untuk sharing pengalaman selama menjalani panggilan hidup berkeluarga.
“Apa makna dari sharing kita ini? Saya mengajak kita saling bercerita mengenai panggilan kita masing-masing bukan untuk menjadikan sebuah perbandingan antara A dan B. Namun saya mengajak kita semua untuk menyadari bahwa pewartaan tentang Kerajaan Allah di dunia menjadi tugas perutusan Allah yang diberikan kepada kita. Panggilan hidup selibat tanpa umat sama saja akan hampa, tidak berkelanjutan, dan yang pasti akan mati, demikianpun juga sebaliknya,” tandas Rm Adam.

Romo Adam juga mengundang wakil dari anak-anak yang mengenakan pakaian biarawan-biarawati berdiri di sampingnya. Tujuannya agar anak-anak lainnya mengenal pakaian biarawan-biarawati.
Ia juga berharap, wakil dari anak-anak yang memakai pakaian biarawan-biarawati menjadi tokoh sentris.

“Semoga sejak dini anak-anak memiliki tokoh idola dan motivasi untuk menjadi biarawan-biarawati dari Paroki Sang Penebus Batuputih,” harap Rm Adam yang berasal dari Rantau Makmur, Paroki St Teresia Jambi ini.
Perayaan Ekaristi hari raya Minggu panggilan ditutup dengan Berkat dari Romo Adam pukul 09.15 WIB. Lantas acara dilanjutkan dengan foto bersama dengan Para Orang Muda Katolik (OMK). **
Stepanus Wahyu
