Nigeria: Bandit Bersenjata Bunuh Puluhan Warga di Negara Bagian Plateau

Serangan Minggu (10/4) oleh orang-orang bersenjata di empat desa pedesaan di negara bagian Dataran Tinggi Nigeria telah menewaskan sedikitnya 50 orang, puluhan luka-luka dan menyebabkan kerusakan besar pada properti.

Pasukan keamanan Nigeria – Foto: Vatican Media


Beberapa lusin orang telah tewas di negara bagian Plateau Nigeria dalam serentetan serangan terbaru oleh geng-geng bersenjata di utara negara berpenduduk terpadat di Afrika itu.


Warga mengungkapkan bahwa lebih dari 50 mayat telah ditemukan di Wilayah Pemerintah Daerah Kanam setelah serangkaian penggerebekan di empat desa terpencil pada Minggu.


Laporan berita mengatakan bahwa lusinan pria bersenjata dengan sepeda motor menyerang desa Kukawa, Gyanbahu, Dungur dan Keram pada sore hari tanggal 10 April. Para penyerang juga mencuri ternak dan membakar lebih dari 100 rumah.

Kejutan dan Kesedihan
Mengomentari serangan itu, juru bicara Komando Polisi Negara mengatakan bahwa polisi mengetahui serangan itu dan petugas telah dikerahkan ke daerah tersebut.
Sementara itu, setelah serangan mematikan itu, para tokoh masyarakat di daerah tersebut telah meminta pemerintah untuk memenuhi tanggung jawab utamanya dalam melindungi kehidupan warga.


Pemakaman massal sedang diselenggarakan di tengah air mata dan keterkejutan di masyarakat pedesaan untuk para korban serangan hari Minggu, yang terburuk di daerah itu dalam beberapa bulan.
Warga juga mengatakan bahwa mereka yang mengalami luka telah dirujuk ke rumah sakit yang berbeda untuk perawatan, termasuk Rumah Sakit Umum Dangi di Wilayah Pemerintah Daerah Kanam.

Ketidakamanan di Nigeria Utara
Dalam beberapa tahun terakhir, Nigeria, khususnya wilayah utara, menghadapi tantangan keamanan yang dipicu oleh aktivitas kelompok agama ekstremis, termasuk Boko Haram. Tantangan keamanan semakin diperumit oleh bandit bersenjata yang bertanggung jawab atas penggerebekan di desa-desa, penculikan untuk tebusan dan pembunuhan warga sipil.


Serangan semacam ini tidak terlalu umum di Plateau, yang terletak di Nigeria tengah, namun, negara bagian itu berbatasan dengan negara bagian Kaduna, yang mengalami peningkatan aktivitas bandit bersenjata. Bulan lalu, bandit meledakkan bagian rel kereta api antara ibukota Abuja, dan kota utara Kaduna, menewaskan delapan orang dan menculik puluhan lainnya.


Dalam serangan lain pada awal April, orang-orang bersenjata membunuh 15 tentara dan melukai lebih dari selusin lainnya di sebuah pangkalan militer di Kaduna.


Serangkaian serangan terus berlanjut di negara itu meski ada upaya dari personel keamanan dan pihak berwenang yang berjuang untuk memastikan keamanan, terutama di komunitas pedesaan yang tidak terlindungi. **

Penulis Vatican News

Leave a Reply

Your email address will not be published.