Hukum Tabur Tuai

“Yang Anda tabur, itulah yang akan Anda tuai”Rio SCJ

Foto: plantetp.eu

Kebaikan yang kita taburkan, belum tentu dibalas dengan kebaikan. Tapi kebaikan kita pasti akan terbalas dengan kebaikan. Kalau bukan dari orang itu, bisa jadi dari orang lain, dari DIA … DIA … DIA, bahkan dari mereka yang tak kita kenal. Ingat bukan dia yang kita bantu yang akan membalas, tapi Tuhanmu lah yang akan melihat dan melipatgandakan apa yang sudah kita tabur.

Mother Theresa pernah berkata “Orang sering keterlaluan, tidak logis, dan hanya mementikan diri sendiri. Bagaimanapun maafkanlah mereka”.  Bila saat ini Anda sukses,  Anda akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa sahabat sejati. Bagaimanapun jadilah sukses.

Bila Anda jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu. Bagaimana pun jujur dan terbukalah. Apa yang Anda rintis bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam. Bagaimana pun bangunlah. Kebaikan yang kita lakukan hari ini mungkin saja besok sudah dilupakan orang. Bagaimana pun berbuat baiklah.

Ketika berbuat baik dan menjadi baik orang lain mungkin akan berprasangkan, ada maksud tersembunyi di balik perbuatan baikmu. Bagaimana pun juga tetaplah berbuat baik. Bagaimana pun berikan yang terbaik dari diri kita. Ini bukan urusan antara Anda dengan mereka pada akhirnya ini adalah urusan antara Anda dengan Tuhanmu.

Memang tak mudah jadi orang baik, walau susah tertaplah berbuat baik. Balaslah kebaikan dengan kebaikan, tapi jauh lebih berkualitas balaslah kejahatan dengan kebaikan. Deo gratias.

Edo/ Rio SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.