Pemberontak Islam Bunuh Biarawati dan Enam Lainnya di Rumah Sakit Katolik di DR Kongo

Ruang Berita Denver, 21 Oktober 2022 – Seorang biarawati Katolik yang melayani di Republik Demokratik Kongo termasuk di antara tujuh orang yang tewas Rabu malam, ketika orang-orang bersenjata yang bersekutu dengan Negara Islam menyerang sebuah rumah sakit misi Katolik dalam sebuah penggerebekan.

Suster Marie-Sylvie Kavuke Vakatsuraki dan enam pasien di rumah sakit tewas 19 Oktober ketika orang-orang bersenjata dari Pasukan Demokrat Sekutu menyerbu desa Maboya, di provinsi timur laut Kivu Utara, menurut laporan International Christian Concern.

Beberapa orang yang bekerja atau tinggal di dekat rumah sakit, termasuk dua biarawati, hilang setelah serangan itu dan dikuatirkan akan diculik oleh para perampok, menurut International Christian Concern.

Pasukan Demokrat Sekutu adalah pemberontak dari negara tetangga Uganda. Mereka bersekutu dengan Negara Islam. Kelompok pria bersenjata yang menyerang Maboya juga mencuri obat-obatan dan peralatan medis dari rumah sakit, dan membakarnya.

Suster Marie-Sylvie Kavuke Vakatsuraki, yang terbunuh di Maboya, Republik Demokratik Kongo, 19 Oktober 2022. | foto kesopanan

Uskup Melchisédec Sikuli Paluku dari Butembo-Beni menyesalkan pembunuhan itu dan mengutuk keras serangan itu. Suster Marie-Sylvie adalah seorang dokter medis dan anggota Kongregasi Suster-suster Kecil Persembahan Bunda Maria di Bait Suci, kata uskup itu.

“Semoga arwah Suster Dokter Marie-Sylvie Kavuke Vakatsuraki, yang meninggal dalam pelayanan saudara-saudarinya, beristirahat dalam damai melalui belas kasihan Tuhan!” Paluku mengatakan dalam pernyataan 20 Oktober yang diperoleh ACI Africa, agen mitra CNA.

“Kata-kata tidak bisa mengungkapkan kengerian yang melampaui ambang batas!” dia menambahkan.

Paluku menyesalkan pembakaran rumah sakit dan pencurian obat-obatan dan peralatan. Fasilitas medis itu dijalankan oleh Kantor Pekerjaan Medis keuskupan, kata uskup itu.

Uskup menyampaikan belasungkawa kepada seluruh desa dan meyakinkan mereka akan doa keuskupan. Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga biologis Suster Marie Sylvie, kepada profesi medis, dan kepada semua Little Sisters of the Presentation.

Ada beberapa serangan dari Pasukan Demokrat Sekutu dan serangan tampaknya meningkat sepanjang Oktober. Kelompok pemberontak terlibat dalam kampanye untuk memaksakan visi mereka tentang Islam di wilayah tersebut.

Pada 4 Oktober, sekitar 20 orang Kristen terbunuh di Kainama di Kivu Utara, menurut laporan International Christian Concern. Kelompok itu mengatakan ada laporan harian tentang serangan Pasukan Demokrat Sekutu di dua provinsi Kivu Utara dan Ituri.

Pada awal Februari, seorang imam Katolik dibunuh oleh orang-orang bersenjata di wilayah Kivu Utara, Lubero saat ia kembali ke paroki St. Michael sang Malaikat Agung di keuskupan Butembo-Beni. **

Kevin J. Jones/Jude Atemanke (Catholic News Agency)

Leave a Reply

Your email address will not be published.