Jumat Pekan Biasa VI – PF Tujuh Saudara Suci Pendiri Tarekat Hamba-Hamba SP Maria; Bacaan I: Kej 11:1-9; Mazmur Tanggapan: Mzm 33:10-11.12-13.14-15; Bait Pengantar Injil: Yoh 15:15b; Bacaan Injil: Mrk 8:34-9:1; Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I
Kejadian 11:1-9
Baiklah kita turun dan mengacau-balaukan bahasa mereka.
Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Pada zaman dahulu seluruh bumi satu bahasanya dan sama logatnya. Pada suatu hari mereka mereka berangkat ke arah timur dan menemukan tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.
Mereka berkata satu sama lain, “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.”
Batu bata itu merek pakai sebagai batu bangunan, dan aspal sebagai perekatnya. Mereka berkata, “Marilah kita dirikan sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan sampai terserak ke seluruh bumi.”
Lalu turunlah Tuhan untuk melihat kota dan Menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu. Maka Tuhan bersabda, “Mereka ini satu bangsa, dan satu pula bahasa mereka semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka. Mulai dari sekarang apa pun yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan terlaksana. Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.”
Demikianlah mereka diserakkan oleh Tuhan dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah bahasa seluruh bumi dikacaubalaukan Tuhan, dan dari situlah mereka diserakkan Tuhan ke seluruh bumi.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mazmur 33:10-11.12-13.14-15
Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik pusaka-Nya.
*Tuhan menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa. Tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
*Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya! Tuhan memandang dari surga, dan melihat semua anak manusia.
*Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dialah yang membentuk hati mereka, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka.
Bait Pengantar Injil
Yohanes 15:15b
Kalian Kusebut sahabat-sahabat, sebab kepada kalian Kusampaikan apa saja yang Kudengar dari Bapa.
Bacaan Injil
Markus 8:34-9:1
Barangsiapa kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu Ketika Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkan nyawanya.
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya? Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Kalau seseorang malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, maka Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”
Kata Yesus lagi kepada mereka, “Aku berkata kepadamu; Sungguh, di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah datang dengan kuasa.”
Demikianlah sabda Tuhan.
