Pesta Kerahiman Ilahi: ‘Hadiah Paskah Kristus Kepada Dunia’

Pesta Kerahiman Ilahi dikhususkan bagi para pendosa? Ya, kah? Yuk, cari tahu!

Lukisan Kerahiman Ilahi | Foto; Pinterest.com

Well, seperti yang kita tahu, Tuhan Yesus datang ke dunia 2.000 tahun lalu, untuk menebus manusia dan seluruh alam ciptaan dari dosa. Di zaman ini, Tuhan kembali mengingatkan kita akan belas kasih penebusan-Nya 2.000 tahun lalu, lewat penampakan-Nya kepada Santa Faustina.

Berikut beberapa hal perlu kita ketahui tentang Minggu Pesta Kerahiman Ilahi.

Kristus bangkit | Foto: pinterest.com

Pertama, perwujudan dari Paskah Tuhan kita. Minggu Paskah II adalah hari, di mana oktaf paskah ditutup. Fyi, oktaf paskah berlangsung selama seminggu. Nah, antara Paskah dan Pesta Kerahiman Ilahi berhubungan erat.

Pesta Kerahiman Ilahi adalah hari di mana Gereja, kita semua, bersukacita atas Allah yang berbelas kasih. Nah, belas kasih Allah ini adalah wujud dari misteri Paskah Tuhan Yesus, yaitu pengampunan dari Hati Kristus yang tersalib dan bangkit mulia.

That’s why, Paus Santo Yohanes Paulus II menyebut Pesta Kerahiman Ilahi sebagai ‘Hadiah Paskah Kristus kepada dunia’, karena perayaan ini adalah kelanjutan dari perayaan sukacita Paskah.

Yesus Kerahiman dan Santa Faustina | Foto: pinterest.com

Kedua, permintaan Tuhan kita kepada Santa Faustina. Dalam Buku Harian Santa Faustina, dikisahkan bahwa Tuhan memintanya untuk mengisahkan tentang belas kasih-Nya yang tak terbatas. Dan Pesta Kerahiman menjadi perlindungan bagi semua jiwa, terutama bagi para pendosa.

“Putriku, ceritakan kepada seluruh dunia tentang belas kasihan-Ku yang tak terbayangkan. Saya menginginkan agar Pesta Kerahiman menjadi perlindungan dan perlindungan bagi semua jiwa, dan terutama bagi para pendosa yang malang….” (Buku Harian St. Faustina 699)

Lihat gambar Kerahiman Ilahi, jadi, pada hari ini, belas kasih Tuhan terbuka. Dia menerima semua jiwa yang menghampiri bekas kasihan-Nya.

“….Pada hari itu, belas kasihan-Ku yang paling dalam terbuka. Aku mencurahkan seluruh samudra rahmat ke atas jiwa-jiwa yang mendekati sumber belas kasihan-Ku….” (Buku Harian St. Faustina 699)

Menerima komuni suci dan mengaku dosa pada hari Minggu Kerahiman Ilahi | Foto: pinterest.com

Ketiga, cara menghampiri sumber belas kasihan Tuhan. Tuhan mengatakan kepada Santa Faustina, kalau kita semua, yang mengaku dosa dan menerima Komuni Suci, akan menerima pengampunan dosa dan pengampunan atas siksa dosa atau yang sering kita kenal dengan indulgensi.

“….Jiwa yang mau mengaku dosa dan menerima Komuni Kudus akan memperoleh pengampunan dosa dan hukuman sepenuhnya….” (Buku Harian St. Faustina 699)

Tuhan juga berpesan agar jangan ada jiwa yang takut menghampiri-Nya. Meskipun berdosa berat sekalipun, kerahiman-Nya jauh lebih besar, daripada dosa yang dapat kita lakukan.

“….Jangan ada jiwa yang takut untuk mendekat kepada-Ku, meskipun dosanya merah seperti kirmizi. Rahmat-Ku begitu besar sehingga tidak ada pikiran, baik itu manusia atau malaikat, yang dapat memahaminya selama-lamanya….” (Buku Harian St. Faustina 699)

St. Yohanes Paulus II | Foto: pinterest.com

Keempat, merupakan pesta resmi Gereja Katolik. Meskipun Kerahiman Ilahi adalah wahyu pribadi Tuhan Yesus kepada Santa Faustina, namun, wahyu-wahyu ini secara resmi disetujui oleh Gereja.

Paus Santo Yohanes Paulus II saat mengkanonisasi Suster Faustina Kowalska pada 30 April 2000, menetapkan Hari Minggu Paskah II sebagai Minggu Pesta Kerahiman Ilahi, yang dirayakan oleh kita semua.

Doa brevir | Foto: pinterest.com

Kelima, meskipun baru ditetapkan pada tahun 2000, namun dari bacaan liturgi maupun ibadat harian di Minggu Pesta Kerahiman Ilahi, tidak ada yang diubah. Ini karena bacaan yang telah disusun sebelumnya pada Minggu Paskah II, sangat menampilkan belas kasih Tuhan.

Misalnya pada bacaan Injil, kita akan menemukan bahwa Tuhan kita memberikan kuasa pengampunan dosa kepada para rasul-Nya, yang kini diteruskan dalam Gereja Katolik dalam Sakramen Tobat.

Berbelas kasih kepada orang lain | Foto: pinterest.com

Keenam, apa yang dapat kita lakukan dalam Minggu Pesta Kerahiman Ilahi? Kita bisa menerima Sakramen Tobat, Merayakan Misa, Menyambut Komuni Suci, Menghormati Gambar Kerahiman Ilahi, mendoakan Kaplet Kerahiman Ilahi, dan jangan lupa pesan Tuhan kita: bahwa kita tidak boleh menahan belas kasih kita kepada orang lain.

Jadi kalau melihat orang yang butuh bantuan, kita harus bantu. Menghadapi orang yang bersalah, kita harus mengampuni dan mendoakan mereka. Karena Kerahiman Tuhan kita tidak hanya untuk kita, tapi juga untuk semua orang.

Selamat merayakan Pesta Kerahiman Ilahi.

**Kristiana Rinawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.