Hidup manusia itu terbatas. Karena itu, manusia mesti mampu mengendalikan diri untuk hidup yang lebih baik dan benar. Ada seekor semut yang menemukan segumpalan besar madu. Dia sangat bergembira. Dia mulai meminum madu itu beberapa teguk. Lantas dia kembali ke sarangnya. Dia merasakan bahwa madu itu begitu manis dan enak. Ini madu asli, bukan madu palsu.
Karena itu, dia kembali lagi ke gumpalan madu itu. Dia meminum lagi. Kali ini lebih banyak. Dia merasa sangat bahagia. Lalu dia pulang ke sarangnya lagi. Tidak lama beristirahat, dia menuruti keinginannya untuk mendatangi madu itu lagi. Kali ini dia masuk ke dalam gumpalan madu itu. Dia berpikir, dengan masuk ke dalam gumpalan madu itu, seluruh tubuhnya akan merasakan kenikmatan madu itu.
Ternyata dia salah duga. Begitu dia semakin masuk ke dalam, kaki-kakinya mulai lengket pada gumpalan madu itu. Dia tidak bisa menyelamatkan diri. Dia pun menghembuskan nafas terakhir di dalam gumpalan madu itu.

Jangan Serakah
Sering orang merasa tidak puas atas apa saja yang dibutuhkan bagi hidupnya. Orang merasa bahwa dirinya mesti memenuhi segala keinginan dirinya. Akibatnya, banyak orang berusaha sedemikian berat untuk memenuhi keinginan dirinya. Orang kemudian bekerja tanpa kenal lelah dan waktu. Orang mengkonsumsi barang-barang tanpa merasa cukup.
Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk membatasi diri kita. Semut itu tidak pernah puas dengan enaknya madu. Dia ingin mencoba terus hingga memutuskan untuk masuk ke dalam gumpalan madu itu. Dia tidak sadar bahwa justru dia menjerumuskan dirinya ke dalam madu itu. Dia pun mati di dalamnya.
Bagaimana pun manusia memiliki keterbatasan. Apa yang kita konsumsi itu tidak selamanya menguntungkan diri kita, kalau kita mengkonsumsi secara berlebihan. Ada batas-batas yang mesti kita tentukan sendiri demi keberlangsungan hidup kita. Kalau kita berlaku seperti semut itu, kita akan mati konyol.
Orang beriman senantiasa mengendalikan diri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Mengapa? Karena kebutuhan tubuh kita itu terbatas. Dalam hal hidup sehari-hari, kita juga mesti mengendalikan diri dari hal-hal yang kurang baik. Dengan cara ini, kita mampu menjalani hidup dengan baik dan benar. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **
Frans de Sales SCJ
