Para Anggota Signis Indonesia Bertemu di Toraja

Para anggota Signis Indonesia dari berbagai keuskupan di Indonesia hadir untuk berbagi sukacita sebagai para pekerja media komunikasi. Kali ini, Keuskupan Agung Makassar menjadi tuan rumah kegiatan Rapat Anggota Tahunan Signis Indonesia yang ke-49, tepatnya di Sa’pak Bayobayo, Toraja.

Sepakat berkumpul di Makassar, para anggota kemudian mesti menempuh perjalanan selama kurang lebih 9 jam dari Makassar menuju Toraja. Perjalanan yang sangat panjang, namun sebanding dengan pemandangan alam yang disuguhkan oleh alam Sulawesi Selatan ini.

Anggota Signis tiba di Tana Toraja | Foto: KOMSOS KAPal

Sebelum menuju venue utama, para peserta disambut secara adat di Gereja Hati Tak Ternoda Santa Perawan Maria Makale. Para pastor dan umat di paroki ini menyambut dengan antusias. Berbagai hidangan dan minuman khas Toraja disuguhkan. Para peserta juga dihibur dengan tarian adat Toraja.

Vikep Toraja, Pastor Bartholomeus Pararak, menyambut hangat para peserta Rapat Signis.

“Selamat datang para anggota Rapat Anggota Tahunan Signis Indonesia di Toraja. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, para anggota yang terlibat dalam pewartaan melalui media untuk karya Gereja semakin diteguhkan. Dengan semangat Signis, semoga kaum muda yang ada di sini juga ikut memanfaatkan media untuk mewartakan injil bagi dunia,” kata Vikep Bartho dalam sambutannya.

Selanjutnya, usai makan malam, para anggota Signis Indonesia diantar menuju Pusat Ziarah Kudus Sa’pak Bayobayo, Toraja, yang jaraknya kurang lebih 8 Km dari Gereja Hati Tak Ternoda Santa Perawan Maria Makale.

Penyambutan di Makale | Foto: KOMSOS KAPal

Perjumpaan, Ketulusan, dan Persaudaraan: Kekuatan Memperbarui Hidup

Hari pertama Rapat Signis Indonesia ke-49 dimulai dengan perayaan ekaristi pada hari Rabu (31/5) yang bertepatan dengan Pesta Santa Maria Mengunjungi Elizabeth. Perayaan Ekaristi secara istimewa dipimpin oleh Vikep Bartholomeus Pararak Pr.

Vikep Bartho menggarisbawahi perjumpaan, semangat ketulusan, dan persaudaraan menjadi kekuatan yang memperbarui hidup manusia. Dalam bacaan injil terkait kunjungan Maria pada Elizabeth saudarinya memberi inspirasi luar biasa.

Misa pembukaan oleh Vikep Toraja | Foto: KOMSOS KAPal

Bahasa hati yang disampaikan Maria memberi sukacita yang melimpah. Bahkan bayi di dalam rahim Elizabeth melonjak ketika mendengar sapaan Maria. Sapaan penuh iman selalu membawa berkat.

“Pola komunikasi seperti ini yang ingin kita tumbuhkan. Para pastor sebagai komunikator-komunikator ulung melalui berbagai media, harus menyampaikan kabar gembira. Api kasih di dalam pewartaan akan membawa sukacita Injil pada dunia dan bagi saudara yang membutuhkan sapaan itu. Mari kita juga mendalami pesan Bapa Suci dalam rangka Hari Minggu Komunikasi Sedunia, untuk berdialog dan berbicara melalui hati,” tutur Vikep Bartho.

**

Maria Sylvista

Leave a Reply

Your email address will not be published.