Dalam rangka menyongsong 100 tahun Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ) hadir di Indonesia, Minggu (6/8), diadakan misa kirab salib satu abad SCJ di Gereja Santo Gregorius Agung Jambi. Misa yang dihadiri oleh kurang lebih 350 umat ini disambut meriah oleh Drumband SMP/SMA Xaverius 2 Jambi.

Penyerahan salib oleh Romo Sepiyono SCJ kepada Rm Gregorius Wahyu Wurdiyanto SCJ, pastor Paroki Santo Gregorius Agung dilaksanakan langsung di depan gerbang gereja dan disaksikan oleh seluruh umat yang turut hadir pada misa pagi ini.
Dalam homilinya, Rm. Wahyu mengatakan bahwa para imam dan para bruder SCJ ingin mensyukuri kehadiran Kongregasi SCJ di tengah-tengah kehidupan beriman khususnya di Sumatra Bagian Selatan ini.

Menurut Rm. Wahyu, kita pantas untuk berjuang. Apa itu berjuang? Berjuang menghadirkan Kristus yang memberikan diriNya melalui kematian di atas kayu salib.
“Yesus yang menyerahkan hatinya, memberikan dirinya kepada para imam dan Gereja di Sumatera bagian Selatan ini yang kemudian menjadi jiwa dan semangat para imam dan bruder SCJ yang berkarya di Tanah Air ini,” kata Rm Wahyu.


Mengakhiri homilinya, Rm Wahyu mengajak umat untuk mengingat kembali peristiwa Pesta Yesus Menampakkan KemulianNya.
“Saat kita merayakan Pesta Yesus Menampakkan KemulianNya ditampakkan kepada kita semua pada hari ini bagaimana Kristus itu menaruh hati kepada setiap umatnya,” ujar Romo Wahyu. **
Lisbet Theresa Pakpahan
