Beban dan Berkat

“God has a purpose” – Rio SCJ

Pernahkah kita merasa sudah kerja keras, sudah pergi pagi pulang malam, sudah berusaha sekuat tenaga, sudah mengupayakan segalanya tapi kok hidup biasa aja, bahkan makin terpuruk aja. Masalah datang silih berganti, ekonomi paspasan, tabungan juga habis buat bayar cicilan. Liburan cuma impian, masa depan pun seolah suram.

Sebenarnya bukan hidup kita yang salah, tapi mungkin cara kita menjalani hiduplah yang mungkin masih salah. Kurangi mengeluh, perbanyak bersyukur itu kuncinya. Stop mengeluh dan membandingkan. Nggak ada alasan tuk kita tidak dapat menemukan hal yang bisa kita syukuri. Selalu ada hal baik yang bisa disyukuri.

Bila kita terlalu fokus pada beban, kita mudah lupa ternyata ada banyak berkat tercurah bersamanya. Beban dan berkat selalu datang beriringan. Jika kita mendapatkan rumah besar itu adalah berkat, tapi harus membersihkannya setiap hari mungkin itu beban. Jika kita dikaruniai anak itu adalah berkat, tapi kalau harus bangun tengah malam dan merawatnya mungkin itu bisa jadi beban. Jika saat ini gaji dan karier baik itu berkat, tapi bisa menjadi beban saat tanggung jawab besar harus dikerjakan. Jika badan kita bagus dan sempurna itu berkat, tapi bila harus diet, olahraga dll bisa jadi itu beban.

Berkat dan beban itu satu paket. Selalu ada berkat dari setiap kesulitan, cobaan dan beban. Hati penuh syukur akan mengubah beban jadi berkat. Every pain has a purpose.

Kesulitan akan diubah menjadi kemudahan. Air mata akan diubah menjadi tawa. Kegagalan akan diubah menjadi kesuksesan. Ingat ikhlas bersyukur adalah kuncinya. Kurangi mengeluh dan membandingkan. Deo gratias. **Edo/ Rio SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.